Kajati Jateng Yunan Harjaka Ingatkan Jajaran Tingkatkan Kinerja

zamzam
 Kajati Jateng Yunan Harjaka Ingatkan Jajaran Tingkatkan Kinerja

Jakarta, HanTer – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Yunan Harjaka meminta jajarannya meningkatkan  kinerja penegakan hukum di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Selain itu dia juga mendorong peran pengawalan proyek pemerintah guna mempercepat pembangunan yang canangkan Presiden Jokowi.

"Selain itu, jalin kerjasama dengan semua pemangku kepentingan (stake holder) demi tegaknya hukum dan jalannya kemajuan pembangunan di wilayah Provinsi Jawa Tengah,” ujar Yunan Harjaka dihubungi Harian Terbit, Minggu (7/7/2019).

Sebelumnya pada saat acara pisah sambut dirinya dengan pejabat Kajati Jawa Tengah yang lama, Sadiman SH, di Semarang, Jumat malam (5/7/2019), Yunan mengingatkan para jajarannnya untuk tidak melakukan perbuatan tercela, apalagi korupsi.

Hadir pada acara pisah sambut itu seluruh unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, seluruh asisten Kejati Jawa Tengah, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se Jawa Tengah serta para jaksa yang bertugas di Kejati Jawa Tengah.

Yunan mengatakan, wilayah Jawa Tengah sudah tidak asing bagi dirinya. Ia mengaku pernah ditugaskan sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) di Kejati Jawa Tengah pada tahun 2012.

“Malah pertama kali bertugas di kejaksaan ya di Semarang ini. Dan saat ini dua anak saya tengah menuntut ilmu di Semarang, Jawa Tengah," ujarnya.

Pada acara itu, Yunan Harjaka yang didampingi istri tercinta Ny Amiek Mulandari, mengatakan, sebelum ditugaskan sebagai Kajati Jawa Tengah, ia menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Kejaksaan Agung yang juga Ketua Tim Tangkap Buronan (Tabur) 311.

“Sampai saat ini sudah ratusan buronan berhasil kami amankan, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidanan,” ujarnya.

Sebelum menjabat sebagai Kajati Jateng, Yunan pernah bertugas sebagai Kajati Kepulauan Riau (Kepri) di Tanjungpinang.

“Dua kali sebagai wakil kepala kejaksaan tinggi (Wakajati), yakni Wakajati DKI Jakarta dan Wakajati Sulawesi Tenggara,” ujarnya.