Baranusa Dorong Dadang RHS Masuk Kabinet Jokowi - Maruf

Safari
Baranusa Dorong Dadang RHS Masuk  Kabinet Jokowi - Maruf

Jakarta, HanTer - Ketua Dewan Penasehat Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), Mohamad Jokay Castroeni Almayda, mengusulkan pendiri Aliansi Jurnalis independent (AJI), Dadang RHS untuk duduk di Kabinet Jokowi - Maruf. Nama Dadang RHS disodorkan karena pasca putusan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Pilpres 2019 oleh  kubu Prabowo-Sandi, beredar nama-nama calon menteri di kabinet kerja Jokowi jilid II.

Jokay yang aktivis 98 ini menyebut, Dadang RHS merupakan jurnalis profesional senior yang nasionalis dan memiliki sikap kepemimpinan yang cakap. Selain itu Dadang RHS juga memiliki pengetahuan yang mumpuni. Bahkan Dadang RHS bisa disejajarkan dengan tokoh-tokoh publik lainnya baik dari partai, aktivis maupun profesional.

"Dadang itu jurnalis senior, dia Soekarnois banget. Dia (Dadang RHS) cerdas, pekerja keras, cepat mengambil keputusan, visoner dan memiliki integritas yang tidak perlu diragukan lagi. Dadang layak lah jadi menterinya pak Jokowi" ucap Jokay di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Selain Dadang RHS, Jokay juga menyebut, ada nama-nama aktivis 98 yang patut diperhitungkan Jokowi untuk membantunya di periode II. Di antaranya yakni Adian Napitupulu, Yayan Sopian, Desmond J Mahesa dan Niko Adrian. Nama-nama yang disebutnya itu sudah sepantutnya duduk dikabinet. Pasalnya, mereka merupakan tokoh-tokoh reformasi 98 yang menumbangkan rezim Orde Baru.

"Mereka yang saya sebut sudah sepantasnya menjadi menteri, terlebih mereka adalah tokoh-tokoh reformis. Mungkin tanpa pengorbanan mereka, Indonesia tak bisa demokratis seperti ini" tuturnya

Namun begitu, sambung Jokay, pihaknya meyerahkan sepunuhnya kepada Presiden Jokowi untuk memilih siapa saja yang cocok atau kapabel untuk duduk di kabinetnya.

"Tapi, itu saya serahkan sepenuhnya kepada pak Jokowi. Kan pak Jokowi yang memiliki hak mengangkat dan memberhentikan. Kami hanya mengusulkan saja," tandas aktivis penyuka olahraga badminton ini.