Legislator Usulkan PLN Ubah Genset Dengan Solar Cell Untuk Listrik Desa

Anugrah
Legislator Usulkan PLN Ubah Genset Dengan Solar Cell Untuk Listrik Desa
Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Hatta. Foto: DPR

Jakarta, HanTer - Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Hatta mengevaluasi penggunaan generator set (genset) untuk listrik desa di kawasan timur Indonesia, dan daerah terpencil, khususnya di pulau-pulau terkecil. Hatta menegaskan, kurang tepat bila Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggunakan genset untuk listrik desa, terlebih dana listrik desa tersebut menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN).

“Genset itu bahan bakunya adalah solar. Jika harus membawa BBM ke area timur itu tidak murah harganya. Jadi, kami melihat PLN kurang tepat perhitungan tingkat efisiensinya terlebih listrik desa ini menggunakan PMN,” ujar Hatta, saat mengikut Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Plt. Direktur Utama PT. PLN, Dirut PT. Telekomunikasi Indonesia dan Dirut PT. Pertamina, di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengusulkan agar PLN mengganti genset yang digunakan untuk listrik desa itu dengan solar cell. Hatta menyatakan, negara Indonesia yang beriklim tropis serta dilewati garis khatulistiwa ini memiliki power dan tenaga matahari yang sangat baik.

“Lalu kenapa, tidak solar cell saja yang lebih ditingkatkan oleh PLN daripada menggunakan listrik genset? Hal itu yang harus dijawab oleh PLN mengapa sampai sejauh ini masih berlangsung. Nantinya, jika PLN dapat memberikan jawaban yang memuaskan, maka kita juga akan berikan perhatian lebih,” tandas Hatta.

Legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V ini menambahkan, jikalau PLN masih menggunakan cara lama, dalam hal ini genset, maka penggunaan genset tersebut sangat merugikan karena terbukti tidak berjalan sampai sekarang. Bahkan saat ini banyak genset-genset yang tidak terpakai.

“Justru kenapa, PLN malah menganggarkan lagi untuk pengadaan genset ini. Seharusnya, pola-pola seperti ini harus diubah oleh PLN. Sehingga, PLN bisa sehat secara keuangannya. Tidak seperti saat ini, dimana PLN defisitnya cukup besar terhadap keuangan mereka,” pungkas Hatta.