Dua Jaksa Kejati DKI Terjaring OTT KPK Masih Berstatus Saksi

zamzam
 Dua Jaksa  Kejati DKI Terjaring OTT KPK Masih Berstatus Saksi

Jakarta, HanTer - Dua jaksa Kejati DKI yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Jumat (28/6/2019) masih berstatus sebagai saksi.

"Awalnya KPK mengamankan lima orang, sedangkan satu orang Aspidum Kejati DKI diantar oleh Jamintel ke KPK, sehingga total dari enam orang yang diperiksa, tiga di antaranya menjadi tersangka dan tiga lainnya, yaitu satu pengacara dan dua jaksa masih sebatas sebagai saksi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah  di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Dia menjelaskan sebagaimana OTT yang dilakukan KPK selama ini, tidak berarti semua yang dibawa harus menjadi tersangka. Dalam kondisi tertentu ada pihak-pihak yang masih dibutuhkan sebatas permintaan keterangan atau klarifikasi awal.


Penanganan Internal
 
Febri menyatakan KPK menghargai proses internal yang mulai dilakukan kejaksaan terhadap dua jaksa tersebut.

"Kami juga sampaikan terima kasih kepada kejaksaan, kami hargai ketika kejaksaan hari ini menyampaikan sudah mulai melakukan klarifikasi secara internal terhadap dua jaksa tersebut," ujarnya.

Dua jaksa itu, yakni Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Yadi Herdianto dan Kasi Kamnegtibum TPUL Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Yuniar Sinar Pamungkas.

"Jadi, untuk persoalan internal  proses klarifikasi, aturan-aturan internal di kejaksaan, tentu itu menjadi domain kejaksaan, hal itu kami hargai," ujarnya.

Sebaliknya, untuk penanganan perkara dugaan suap terkait proses pidana di PN Jakarta Barat, maka yang menangani adalah KPK.

Hal tersebut, kata dia, sekaligus menepis bahwa ada penyerahan atau pelimpahan penyidikan kasus suap itu ke kejaksaan.

"Jadi, kami tegaskan tidak ada penyerahan atau pelimpahan penyidikan perkara ini pada kejaksaan, karena perkara ditangani oleh KPK," ujarnya.

Dalam kasus itu, tambhanya KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Agus Winoto (AGW), Alvin Suherman (AVS) seorang pengacara, dan Sendy Perico (SPE) dari pihak swasta atau pihak yang berperkara.

#Dua   #Jaksa   #Masih   #saksi