Pabrik Korek Api Terbakar: Tim Pengawas Selidiki Pelanggaran K3

Arbi
Pabrik Korek Api Terbakar: Tim Pengawas Selidiki Pelanggaran K3
(Istimewa)

Jakarta, HanTer - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri mengintruksikan tim Pengawas Ketenagakerjaan dari pusat dan daerah untuk mengusut peristiwa kebakaran pabrik korek api yang menewaskan 30 pekerja, di Binjai, Sumatera Utara.

“Pengawas ketenagakerjaan di daerah sudah di lapangan. Tim dari pusat segera menyusul. Insiden harus diusut serius,” kata Hanif dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/6/2019).

Ia menuturkan, pada tahap awal, tim pengawas beserta kepolisian fokus pada penanganan korban. Selanjutnya, tim akan lakukan pemeriksaan terkait aspek ketenagakerjaannya. Apakah ada pelanggaran norma K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) atau tidak terkait kebakaran dan penyelamatan pekerja.

“Intinya kita tangani dengan serius para korbannya terlebih dulu. Kita juga pastikan kepesertaan mereka apakah sudah masuk di dalam BPJS ketenagakerjaan, kalau sudah mereka harus dicover, kalo belum terdaftar harus segera ada solusi untuk menangani,” tegas Hanif.

Hanif juga memerintahkan kepada tim tersebut untuk melakukan pemerikaaan pabrik korek api tersebut secara menyeluruh, termasuk memeriksa adanya kemungkinan pelanggaran kewajiban Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pabrik.

Kebakaran itu sendiri terjadi pada Jumat (21/6/2019), sekitar pukul 12.00 WIB.  Saat ini sejumlah korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan identifikasi dan autopsi.