KPU Belum Juga Selesaikan Situng, KPU Dianggap Melawan Putusan Bawaslu

Sammy
KPU Belum Juga Selesaikan Situng, KPU Dianggap Melawan Putusan Bawaslu

Jakarta, HanTer - Direktur Eksekutif Institute for Policy Studies, Muhammad Tri Andika, meminta agar kinerja KPU diaudit. Pasalnya, masyarakat perlu mengetahui alasan KPU belum menyelesaikan rekapitulasi pada situng, setelah 17 hari mengumumkan hasil rekap manual.

"Ini sangat diluar kewajaran. Logikanya KPU sudah memiliki seluruh data di tiap TPS sehingga telah mengumumkan hasil rekap manual pada 21 Mei yang lalu. Namun mengapa sampai saat ini situng KPU belum selesai?. Saya kira ada yang salah disini. Perlu ada audit kinerja disini, karena ini berkaitan dengan pengunaan uang rakyat, serta KPU memegang peranan penting dalam demokrasi Indonesia," ujar Dosen Universitas Bakrie ini.

Dirinya mengaku khawatir, dengan tidak selesainya rekapitulasi pada situng, nantinya KPU dianggap melawan putusan Bawaslu.

"Kita perlu tahu apa alasan KPU belum menyelesaikan situng KPU, sementara data sudah lengkap. Kita khawatir ini akan membentuk opini seolah-olah KPU melawan putusan Bawaslu untuk mencermati proses situng," ujar Andika.

Pengamat Politik ini sekaligus meminta agar KPU bisa bersikap bijaksana dan terbuka. Terlebih, saat ini KPU sebagai pihak terlapor dalam gugatan sengketa pilpres yang diajukan pihak Prabowo Sandi.

"Untuk memperbaiki persepsi publik, saya kira KPU harus bersikap terbuka. Saya kira tidak bijak membiarkan situng KPU yang belum selesai seperti ini. Saya kira KPU tidak punya masalah internal, karena selalu terlihat baik di publik. Jika pun ada, tentu kita perlu tahu, karena KPU ini milik seluruh rakyat Indonesia," tutup Andika.

Untuk diketahui, atas laporan dugaan kecurangan dalam situng KPU, Bawaslu telah menyatakan KPU melanggar administrasi pemilu terkait tata cara penginputan Situng. Walau tetap diminta agar KPU mempertahankan Situng sebagai wadah informasi publik, dengan catatan harus mengedepankan ketelitian dan akurasi dalam memasukkan data sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Hal ini diputuskan Bawaslu RI, dikantornya, pada Kamis (16/5/2019).

Namun, hingga lebaran H+2 situng KPU belum menyelesaikan 100% rekapitulasi suara. Hingga 7 Juni 2019, sekitar pukul 10.00WIB, tercatat 97,064% data masuk.

Sementara, hasil rekapitulasi manual telah diumumkan pada tanggal 21 Mei 2019 yang lalu.

#KPU   #situng   #bawaslu   #pilpres