Mudik Lebaran 2019

Penumpang Transportasi Umum di Banten Naik 1 Persen pada Lebaran 2019

Ant
Penumpang Transportasi Umum di Banten Naik 1 Persen pada Lebaran 2019
Ilustrasi pemudik yang memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik Lebaran 2019

Serang, HanTer - Dilaporkan, jumlah pemudik yang menumpang jasa transportasi umum jenis bus di sejumlah terminal di Provinsi Banten pada arus mudik Lebaran 2019 diperkirakan mencapai 383.431 orang atau naik sekitar 1,14 persen dibanding Lebaran 2018.

"Tahun ini pemudik penumpang umum di Banten diperkirakan meningkat 1,14 persen atau bertambah sekitar 47.088 orang di banding tahun sebelumnya". Kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo di Serang, Jumat (31/5/2019), seperti dikutipdari Antara.

Menurut Tri Nurtopo, pada arus mudik tahun 2018 jumlah penumpang umum yang menggunakan bus di enam terminal antar kota antar provinsi (AKAP) sebanyak 336.343 orang penumpang. Sementara pada arus mudik lebaran tahun 2019 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 383.431 orang.

Jumlah penumpang umum tersebut tersebar di enam terminal di Banten yang melayani pemudik yaitu Terminal Terpadu Merak (TTM) di Kota Cilegon, Terminal Pakupatan Kota Serang, Terminal Porisplawad Kota Tangerang , Terminal Kadu Agung di Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Terminal Kadu Banen Pandeglang, dan Terminal Labuan di Kabupaten Pandeglang.

Terkait kesiapan bus angkutan umum untuk pelayanan mudik di Banten, pihaknya sudah berkordinasi dengan sejumlah perusahaan operator bus Angkutan Kota Antara Provinsi (AKAP) dan sudah menyiapkan sekitar 732 kendaraan bus reguler dan 346 bus cadangan.

"Total kekuatan bus AKAP untuk di Banten ini ada sekitar 1078 bus. Saya kira itu mencukupi untuk mengankut penumpang arus mudik tahun ini," kata Tri Nurtopo.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Provinsi Banten, pemudik penumpang umum atau yang menggunakan bus setiap tahunn terus meningkat, pada tahun 2016 jumlah penumpang umum pada arus mudik dan arus balik di enam terminal bus di Banten total sebanyak 283.209 orang, meningkat pada 2017 sebanyak 294.557 orang dan pada 2018 juga meningkat menjadi 336.343.

"Tahun ini pekiraan kami meningkat menjadi 383.431 orang," katanya.