Layanan 500 Meter Jarak Angkutan Umum Dikaji

Sammy
Layanan 500 Meter Jarak Angkutan Umum Dikaji
Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono

Jakarta, HanTer - Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta lakukan kerjasama dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk pengembangan sistem dan jaringan transportasi darat di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Pencapaian 500 meter keterjangkauan sebaran penumpang butuh riset data sebaran pengguna transportasi publik.

Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, mengatakan, DRD merupakan satu organ penting yang ditunjuk Gubernur membantu mengatasi masalah. Untuk itu, dia sangat menyambut baik bantuan kerjasama dengan DRD perihal masalah transportasi, khususnya pencapaian 80 persen penggunaan transportasi massal dengan layanan 500 meter jarak maksimal layanan transportasi massal dari pemukiman warga. 

Menurut Agung, hal itu menjadi tantangan yang membutuhkan pendekatan berbeda. Dimana, riset menjadi penting. Selama ini, Transjakarta sehari-hari tantangannya adalah membuka rute di jalan tapi titik mana yang mencapai 500 meter keterjangkauan sebaran penumpang belum dapat diketahui. 

"Bukan hanya penumpang saja. Tapi betul betul Commuter Origin Destination nya itu nggak semua datanya kita miliki data yang kita miliki hanya data Transjakarta saja tapi yang kita inginkan menjangkau seluruh pengguna transportasi publik. Nah di sini Butuh pihak yang menurut saya independen," kata Agung Wicaksono di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Agung menjelaskan, pihak indepent seperti DRD itu bisa melihat moda transportasi apa yang akan digunakan, bagaiamana metodologinya dan sebagainya. Apakah jangkauan layanan 500 meter melalui penggunaan tekhnologi, Aplikasi ataupun lainnya itu adalah fungsi riset yang dibutuhkan.

"KIta inginkan dapat dukungan dari dewan riset daerah. Tentunya dengan pakar pakar di sana akan lebih inovatif untuk memperkuat TJ dalam mencapai target," ungkapnya.  

​​​​