Luhut Panjaitan Blak-blakan Soal Aksi 22 Mei yang Memakan Korban

Antara
Luhut Panjaitan Blak-blakan Soal Aksi 22 Mei yang Memakan Korban
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan

Jakarta, HanTer - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berharap aksi massa pada 22 Mei 2019 yang berujung ricuh dan memakan korban tidak akan terulang lagi di masa mendatang.

Dalam kegiatan buka puasa bersama pegawai di lingkungan Kemenko Kemaritiman di Jakarta, Senin, Luhut meyakini semangat persatuan sebagai satu bangsa yang besar masih ada di dalam hati sanubari setiap anak bangsa.

"Ketika perbedaan pendapat musti ditunjukkan dengan cara-cara yang represif. Namun saya berharap kondisi ini tidak akan terus berlanjut karena saya yakin semangat persatuan dan kasih sayang antarsesama masih ada dalam hati nurani kita masing-masing," katanya seperti dikutip dalam siaran pers di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Luhut meminta segenap karyawan di lingkungan Kemenko Kemaritiman serta masyarakat untuk kembali memaknai Ramadhan serta mempererat tali silaturahmi, terlebih setelah Pemilu.

"Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari, mari kita terus memperbaiki diri, memperbaiki hubungan dengan saudara-tetangga atau rekan sejawat yang mungkin kemarin sempat renggang karena berbeda pilihan pada saat Pemilu. Mari kita saling memaafkan dan merajut silaturahmi, menghilangkan prasangka buruk yang memperkeruh situasi kebangsaan kita," ungkapnya.

Luhut juga terus mengajak segenap keluarga besar Kemenko Kemaritiman untuk terus membangun kultur sumber daya manusia yang lebih baik.

Menurut dia, hal itu penting lantaran SDM kementerian itu berasal dari berbagai kementerian/lembaga dengan budaya organisasi yang berbeda-beda.

"Namun, hal ini jangan kita jadikan sebagai penghambat dalam bekerja sama. Ambil hal-hal yang positif dari perbedaan ini agar kita dapat memajukan sektor kemaritiman Indonesia sehingga cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia tidak jadi sekadar cita-cita di atas kertas," jelasnya.

Acara buka bersama Kemenko Bidang Kemaritiman ini dihadiri oleh Menhub Budi Karya Sumadi, mantan hakim Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan perwakilan kementerian dan lembaga lain, serta seluruh pejabat Eselon I, II, III dan IV Kemenko Kemaritiman dan seluruh pegawai.