GP Ansor DKI Tegas Tolak Cawagub DKI dari PKS

Safari
GP Ansor DKI Tegas Tolak Cawagub DKI dari PKS
Ketua GP Ansor DKI Jakarta Abdul Aziz

Jakarta, HanTer - Ketua GP Ansor DKI Jakarta Abdul Aziz menegaskan pihaknya menolak calon yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Karena secara etika politik semestinya yang berhak mendapatkan kursi orang nomor dua di DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno sebaiknya berasal dari Partai Gerindra. 

"Secara tegas kami dari Ansor menolak calon yang diusung PKS. Ya, dari Gerindra lah yang pas. Disana juga kan ada kader senior juga dan layak pimpin Jakarta," kata Aziz di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sebagai putra daerah, Aziz berharap proses pemilihan Wakil Gubernur DKI bisa rampung sebelum hari jadi kota Jakarta pada 22 Juni mendatang. 

"Jadi pas HUT Jakarta, warga DKI sudah punya wakil Gubernur dan katakanlah jadi kado terindah buat seluruh warga Jakarta," ujarnya.

Selain itu, kata Aziz, pihaknya minta proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta dipercepat, karena mempertimbangkan kinerja Gubernur DKI Anies Baswedan saat ini. 

Menurut Aziz, usai ditinggal Sandiaga Uno, Anies Baswedan seolah 'kewalahan' dalam menuntaskan berbagai persoalan di Jakarta seorang diri.

"Kita lihat kasus 22 Mei lalu, Pak Gubernur kayaknya kelabakan. Dan secara keseluruhan kinerja Gubernur tidak optimal, perlu segera ada wakil yang dampinginya. Saya juga berharap Pansus DKI segera mempercepatnya. Ini semua demi kepentingan Jakarta, kota yang kita cintai ini," ujar Aziz yang juga politisi Kebon Sirih dari fraksi Partai PKB ini.

Seperti diketahui posisi wagub DKI Jakarta hingga saat ini kosong. Kekosongan itu dimulai sejak Sandiaga mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019 dan mengundurkan diri pada Agustus 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengaku  merasa kerepotan dengan belum adanya wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno.