KPK Kembali Ingatkan Pejabat Untuk Tolak Gratifikasi Idul Fitri

Safari
KPK Kembali Ingatkan Pejabat Untuk Tolak Gratifikasi Idul Fitri

Jakarta, HanTer - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada seluruh pejabat negara agar tegas menolak gratifikasi Hari Raya Idul Fitri dalam bentuk apapun. Dengan menolak gratifikasi maka para pejabat tak perlu repot-repot melaporkan penerimaan gratifikasi yang diterimanya ke KPK.

"Kami berharap laporan itu tidak perlu banyak dilakukan karena sejak awal sudah bisa ditolak," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Hingga saat ini KPK telah menerima tiga laporan penerimaan gratifikasi dari pejabat negara. Dari laporan tersebut, ada tiga barang yang telah dilaporkan ke KPK. Ketiganya berbentuk parcel dengan estimasi sekitar Rp2 juta, uang Rp200 ribu dan karangan bunga senilai Rp2,5 juta.

"Jadi baru tiga laporan yang kami terima terkait dengan gratifikasi di Ramadhan atau hari raya ini," jelasnya.

Selain gratifikasi, KPK juga mengingatkan para pejabat negara agar tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi seenaknya. Salah satunya, memakai mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran.

"Kami juga mengingatkan agar perlengkapan atau benda-benda yang menjadi milik negara atau milik daerah itu tidak digunakan seperti mobil dinas jangan sampai mobil dinas digunakan untuk mudik atau kepentingan pribadi," ujarnya. 

#KPK   #gratifikasi   #parcel   #lebaran   #pejabat