Masih Dirawat, Puluhan Polisi Terluka Amankan Aksi 21-22 Mei

Danial
Masih Dirawat, Puluhan Polisi Terluka Amankan Aksi 21-22 Mei
Aparat kepolisian tengah menghadang aksi demo 21-22 Mei

Jakarta, HanTer - Sebanyak puluhan anggota menjadi korban aksi massa yang berujung kerusuhan di seluruh Indonesia terutama di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Selasa (21/5/2019) malam hingga Rabu dini hari (22/5/2019).

“Update keamanan secara nasional ada beberapa kejadian selama 1 x 24 jam mulai kemarin hingga hari ini. Di Sumatera Utara ada pengrusakan kendaraan roda empat masih didalami, kemudian di Jatim ada kasus pembakaran Polsek di Sampang,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (23/5/2019).

Dedi menjelaskan, juga ada kasus pembakaran Polsek yang dilakukan oleh warga. Di Kalbar ada pembakaran dan pengrusakan dua pos lalu lintas, dan 56 orang sudah ditangkap.

“Hari ini sangat kondusif dan wilayah Jakarta hari ini tidak ada elemen masyarakat yang turun ke jalan untuk melakukan demo. Lalu lintas depan kantor Bawaslu mulai dibuka namun masih terbatas,” bebernya.

Selain itu, lanjut Dedi, di Pontianak ada beberapa polisi yang luka termasuk Danramil. Polisi mengalami luka dari lemparan batu dan luka tembak diduga dari senjata lantak/rakitan yang digunakan oleh pelaku.

“Selain di Kalbar, anggota yang luka ada di Jakarta 14, di Paniai belum, di Jawa timur dua. Total sekitar 20 orang,” ujar Dedi.

Saat ini beberapa orang anggota Polri yang terluka masih menjalani perawatan, sisanya sudah bisa beraktifitas kembali.