TNI Kerahkan 16.882 Pasukan Amankan Jakarta

Safari/Sammy
TNI Kerahkan 16.882 Pasukan Amankan Jakarta

Jakarta, HanTer - Sebanyak 16.882 pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) gabungan dari Kodam Jaya, Kodam Jawa Tengah, Kodam Jawa Timur dan Kopassus. Ribuan pasukan tersebut ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap vital seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (BAwaslu) dan Istana Presiden. Para pasukan TNI tersebut tetap dibawah komando Polri sebagai leader sektor pengamanan Pemilu 2019.

"Untuk pengamanan di seluruh Indonesia ada kira-kira 162 ribu. Mereka sudah melakukan patroli bersama TNI dan Polri untuk memastikan situasi landai. Orang pun kalau misalnya perlu bantuan juga bisa lebih cepat. Angkatan Darat siap untuk ditugaskan apabila dibutuhkan sekalipun kami tetap berharap situasi akan berjalan dengan damai," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. saat pemeriksaan kesiapan pasukan Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Andika menjelaskan, dalam pengamanan situasi jelang penetapan pemenang Pilpres 2019, Polri tetap menjadi sektor yang terdepan. Saat ini pasukan TNI sudah digelar di beberapa titik dengan perhitungan dari pihak Polri dalam rangka mengantisipasi keamanan di Indonesia khususnya di Jakarta.

"Soal teknis gelarnya apakah kita di belakang atau sejajar atau gimana saya yakin itu akan ditentukan apabila memang situasi nanti membutuhkan. Tapi (pasukan) Kopassus tidak akan keluar sebelum digerakkan," tandasnya.

Purnawirawan

Terkait ada sejumlah purnawiran TNI yang mendukung aksi 22 Mei, Andika menuturkan, para purnawirawan memang adalah senior-senior di TNI. Bahkan ada di antara para purnawirawan tersebut dulunya adalah para komandan TNI AD saat ini. Namun pihaknya yakin para purnawirawan tersebut juga mempunyai kesadaran dan kedewasaan sehingga tidak akan mengajari para juniornya, misalnya nilai-nilai yang tidak bagus atau melanggar hukum.

"Kita sangat yakin beliau - beliau (para purnawirawan, red) tidak akan mengajari kita kita para junior, adik - adik ini tentang misalnya nilai-nilai yang kemudian nggak bagus itu," tandasnya. 

Kawat Berduri

Ditengah proses rekapitulasi tingkat nasional di KPU, lalu lintas di depan KPU disterilisasi dari lalu lintas kendaraan.

Pantauan Harian Terbit di sekitar kantor KPU di Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019), telah ditutup kawat berduri dan separator. Tak hanya itu, separator beton pun nampak terpasang.

Tidak ada kendaraan yang dapat melintas dari Taman Suropati menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). Begitupun sebaliknya.

Sementara, lalu lintas di Jl HOS Cokroaminoto lancar di kedua arah. Sekitar ratusan petugas kepolisian dan Brimob nampak berjaga di sekitar lokasi.

#Pemilu   #kpu   #tni