Kembali Pimpin Indonesia 2019-2024, Kemenangan Jokowi Kemenangan Rakyat

Sammy
Kembali Pimpin Indonesia 2019-2024, Kemenangan Jokowi Kemenangan Rakyat

Jakarta, HanTer - Ketua DPP Partai Golkar bidang Media dan Penggalangan Opini Ace Hasan Syadzily mengatakan kemenangan pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagaimana hasil rekapitulasi Pilpres 2019 oleh KPU RI, merupakan kemenangan rakyat.

"Alhamdulillah. Tentu kemenangan pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf ini merupakan kemenangan rakyat. Rakyat telah menentukan pilihannya untuk memercayakan memimpin Indonesia lima tahun ke depan," kata Ace dihubungi di Jakarta, Selasa.

Ace mengatakan hasil rekapitulasi KPU itu tidak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat dan rekapitulasi real count yang dimiliki Golkar maupun TKN.

"Terima kasih rakyat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf. Insya Allah, pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf akan bekerja sungguh-sungguh memenuhi janji sesuai dengan nawacita jilid kedua," kata Ace yang juga Jubir TKN itu, seperti dilansir Antara.

Ace berharap pasca-penetapan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu oleh KPU RI, rakyat kembali bersatu mengawal dan mendukung pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke depan.

55,5 Persen

Berdasarkan hasil final rekapitulasi penghitungan suara Pemilu oleh KPU RI, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan 55,50 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi memeroleh 44,50 suara.

Penetapan capres-cawapres terpilih oleh KPU masih menunggu ada tidaknya gugatan yang dilayangkan peserta pemilu atas hasil rekapitulasi tersebut ke Mahkamah Konstitusi.

"Teman-teman jangan salah ya, kalau hari ini selesai rekapitulasi 34 provinsi, penetapan calon terpilih ditunggu tiga hari. Jadi, kalau tanggal 21, ditunggu sampai tanggal 25 Mei untuk penetapan," kata Arief kepada wartawan saat usai rapat pleno rekapitulasi di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Dirinya sekaligus membantah selesainya hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat nasional di 34 provinsi, dikarenakan adanya titipan.

"Gak ada titipan siapa-siapa. Ya, kalau selesai hari ini, ya selesai sekarang," kata Arief 

21 Provinsi

Diketahui sebelumnya, KPU RI telah merampungkan rekapitulasi Pilpres 2019 di 34 provinsi. Hasilnya, capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menang di 21 provinsi dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih suara terpaut 16.594.335.

Jokowi unggul pada 21 provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, DIY, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua dengan total perolehan suara 85.036.828. Jumlah tersebut setara dengan persen dari total 55,41 persen suara sah.

Sedangkan, Prabowo unggul di 13 provinsi, yakni Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Riau dengan total perolehan suara 68.442.493. Jumlah itu setara dengan 44,59 persen dari total 153.479.321 suara sah. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah merampungkan rekapitulasi Pilpres 2019 di 34 provinsi. Hasilnya, capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menang di 21 provinsi dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih suara terpaut 16.594.335.

#Pilpres   #jokowi   #prabowo   #kpu