Atasi Kepadatan Lalulintas Saat Mudik, Kemenhub Gunakan Solusi Satu Arah

romi
Atasi Kepadatan Lalulintas Saat Mudik, Kemenhub Gunakan Solusi Satu Arah
Menteri Perhubungan (tengah)

Jakarta, HanTer – Guna memudahkan para pemudik pulang ke kampung halaman, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah. Semua dilakukan agar para pemudik bisa nyaman ketika bertemu sanak keluarganya, terutama menyangkut transportasi ke tempat tujuan masing-masing.

Oleh karenanya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjamin mudik tahun ini akan menjadi mudik aman dan lancar. 

“Intinya semua yang mudik aman dan lancar. Kami bersama-sama dengan lembaga Polri Kementerian ESDM KementerianPUPR berupaya mendayagunakan fasilitas ditingkatkan kualitasnya. Tujuannya supaya para pemudik aman, lancar dan yang terpenting nyaman,” katanya, dalam acara ‘Forum Merdeka Barat 9’ di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Dikatakan Budi, terkait transportasi mudik tentunya menyangkut semua aspek yang dibutuhkan para pemudik. Mulai dari jalur darat, laut dan udara.

“Sejauh ini, khusus untuk darat, Kemenhub akan memberikan yang terbaik, mengingat sudah banyak infrastruktur yang sudah siap digunakan,” terangnya.

Budi merinci, mulai dari Palembang hingga ke Probolinggo kini sudah ada jalan.

“Palembang sampai ke Lampung itu berupa jalan fungsional, setelah itu dari Merak sampai Probolinggo sudah tersambung. Sehingga ada fasilitas yang tersedia dengan baik, pasti masyarakat jadi ingin mudik, apalagi jika punya mobil baru,” jelasnya.

Selain itu, melalui Kemenhub Budi menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi ke beberapa daerah yang jadi destinasi mudik, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

”Sejauh ini kita bicara dengan Kakorlantas buat satu arah. Satu arah ini sangat signifikan karena ada satu arus yang meningkat dua kali lipat dan ada volume yang lebih banyak. Kita berhati-hati dengan membuat kegiatan-kegiatan persiapan. Kemenhub di jalan tol, Dirjen Bina Marga di Jalan Arteri, Jalan Pantura,” tambahnya.

Menyangkut keselamatan penumpang jelang Lebaran mendatang, Budi menyinggung supaya para pemudik yang membawa kendaraan pribadi untuk tidak melewati kecepatan mengendarai. Begitu pula dengan angkutan umum lainnya. 

“Pokoknya kita mengimbau jangan lebih dari 100km/jam. Selain itu, rest area karena jaraknya itu kira 29 km itu, kira-kira bisa ditempuh dalam waktu 2-3 jam. Antriannya bisa membuat kemacetan. Sebenarnya pemudik itu bisa merencanakan, bisa berhenti atau tidak,” tutupnya.
 

#Satu   #Arah   #Mudik