Kemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah 

Bara JP: Jangan Nodai Kedaulatan Rakyat dengan cara-cara Inkonstitusional

Anugrah
Bara JP: Jangan Nodai Kedaulatan Rakyat dengan cara-cara Inkonstitusional
Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019

Jakarta, HanTer  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelenggarakan  pemilihan umum serentak, baik pemilu presiden dan pemilu legislatif dengan baik pada 17 April 2019 lalu. Semua pihak harus mengikuti aturan yang ada terkait hasil pemilu yang akan diumumkan KPU pada 22 Mei 2019.

“Siapa pemenang pemilu, kita tunggu 22 Mei besok. Kami dari Bara JP percaya dan mendukung penuh apapun keputusan yang akan dikeluarkan KPU,” kata Pengurus DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S. Sirait dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/5/2019).

Jika ada pihak yang tak puas dengan keputusan KPU, kata Viktor, sebaiknya melakukan cara-cara yang konstitusional dengan melaporkan atau menggugat ke Bawaslu atau ke Mahkamah Konstitusi (KPU).

“Jadi tak perlu protes dengan cara-cara jalanan seperti mengerahkan massa dengan melakukan people power atau forum kedaulatan rakyat. Cara seperti itu tak baik bagi demokrasi di Indonesia ke depan,” ucapnya.

Menurutnya, pemilu di Indonesia sejak awal sudah diatur oleh undang-undang dan yang membuat undang-undang tersebut adalah mereka juga kini ingin memprotes lewat cara jalanan. 

“Mereka juga ikut membuat undang-undang mengenai pemilu dan segala mekanisme yang ada di dalamnya, termasuk jika ada ketidakpuasan atau sengketa. Kenapa sekarang mereka tak mau menghormati undang-undang yang mereka buat sendiri?” tanyanya.

Karenanya, Viktor berharap masyarakat tak perlu datang ke KPU menunggu pengumuman pemenang pemilu, cukup menunggu di rumah masing-masing. Ia juga memastikan seluruh relawan Bara JP tak akan ada yang datang ke KPU pada tanggal 22 Mei besok.

Mengenai hasil pemilu dari hasil rekapitulasi manual berjenjang KPU yang sudah memasuki tahap akhir, sampai Senin 20 Mei 2019 malam tinggal menyisakan dua provinsi Maluku dan Papua, dengan keunggulan pasangan Jokowi-Ma’ruf dengan selisih sekitar 16 juta suara, Viktor yakin Jokowi-Ma’ruf akan memenangkan Pilpres 2019.

“Dan kemenangan Jokowi inilah yang layak disebut sebagai kedaulatan rakyat. Rakyat sudah berdaulat memilih Jokowi dan Ma’ruf Amin dan menjadi kemenangan rakyat yang harus kita hormati,” katanya. 

#BaraJP   #KPU