Polri: Tidak Setuju Dituduh Makar, Silakan Jalur Praperadilan

Danial
Polri: Tidak Setuju Dituduh Makar, Silakan Jalur Praperadilan
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo

Jakarta, HanTer - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan semua penyidik Polri bekerja secara profesional.

"Penyidik itu selalu berpatokan kepada fakta hukum, penyidik itu tetap melakukan pekerjaannya dengan standar yang cukup tinggi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

Pernyataan resmi Polri ini menjawab kritikan, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengenai pasal makar yang menjerat sejumlah tokoh, yang dijadikan tersangka oleh Polri dan yang sudah ditahan.

Dedi juga mengungkapkan, para penyidik menjunjung tinggi profesionalitas dalam melakukan penyelidikan sebuah kasus. Jika memang ada pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam penyidikan yang dilakukan penyidik, ada mekanisme konstitusional yang bisa ditempuh.

Sehingga, Dedi dalam menyampaikan keterangannya, meminta semua pihak menghargai setiap langkah hukum yang dilakukan penyidik.

"Kan ada mekanisne konstitusionalnya, bisa diuji di ranah sidang praperadilan, dibuka disitu, apakah langkah-langkah penyidik sudah betul apa tidak, jadi ya silahkan sebagai warga negara Indonesia yang baik harus menghargai bahwa ini adalah negara hukum, dengan segala bentuk macam konstitusi harus dihargai," paparnya.

Sebelumnya, tersangka kasus dugaan upaya makar, Eggi Sudjana disebut tak bisa keluar dari ruang penyidik usai menjalani pemeriksaan selama 13 jam lamanya sejak pukul 16.30 WIB, Senin (13/5/2019) hingga dini hari di Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum Eggi, Pitra Romadoni Nasution menyebut kliennya telah ditangkap oleh polisi dengan dasar surat penangkapan B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum. Eggi tidak boleh meninggalkan Polda Metro Jaya selama 1x24 jam sejak hari ini. 

"Iya, klien saya ditahan," ujarnya dan menerangkan akan terus menempuh upaya hukum, guna membebaskan Eggi Sudjana.