Giliran Ustad Haikal Dilaporkan ke Polisi

Danial/Safari
Giliran Ustad Haikal Dilaporkan ke Polisi

Jakarta, HanTer - Pasca penetapan status tersangkan terhadap Ustad zbachtiar Nasir dan Eggi Sudjana, giliran Ustadz Haikal Hassan dilaporkan ke polisi atas dugaan hoax dan ujaran kebencian.

Pelapor yang bernama Achmad Firdaws Mainuri dengan laporan polisi nomor; LP/B/0447/V/2019/Bareskrim tertanggal 9 Mei 2019 atas tuduhan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.

Dalam surat laporannya tertulis, Ust Haikal Hasan dikenakan pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, pasal 16 juncto pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. 

Selain itu, Haikal Hasan juga dikenakan pasal 14 ayat 1 dan 2 dan pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta pasal 207 KUHP. 

Ustadz Haikal yang juga Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini juga telah mengetahui dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Saya ikuti saja, Insya Allah Polri profesional dalam menanganinya dan ini kan bukan yang pertama, lagian kan pelapor juga seorang Caleg dari partai solidaritas Indonesia (PSI), Dapil Jawa Timur, “ kata Haikal.

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan, pasca penetapan tersangka terhadap UBN dan Egi Sudjana maka sasaran berikutnya adalah Ustadz Haikal Hasan. 

“Saat ini Ustadz Haikal Hasan sudah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik, kejahatan tentang penghapusan diskriminasi dan SARA,” ujar Novel.
Eggi Sudjana

Sementara itu, pengacara kawakan Eggi Sudjana mempertanyakan penetapan status tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan seruan people power.

"Sekarang dijadikan tersangka, saya bingung dijadikan tersangka atas apa," kata Eggi kepada wartawan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Menurut Eggi, pernyataan people power tersebut adalah pendapatnya sebagai bagian dari tim Lawyer BPN Prabowo Sandi terkait adanya dugaan kecurangan Pemilu 2019.

Sesuai Ketetapan

Polda Metro Jaya menegaskan penetapan tersangka atas advokat sekaligus aktivis Eggi Sudjana dalam kasus dugaan makar, sudah memenuhi unsur-unsur untuk menetapkan tersangka yang sesuai ketetapan yang berlaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, mengatakan penetapan Eggi Sudjana sebagai tersangka telah memiliki keterangan saksi, keterangan ahli dan barang bukti.

"Penetapan tersangka itu sesuai dengan aturan, ada bukti permulaan seperti enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, petunjuk dan barang bukti yang disampaikan seperti video dan pemberitaan-pemberitaan di media," kata Argo Yuwono.

Argo mengatakan dengan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti berupa video hingga berita-berita di media massa sudah cukup untuk meningkatkan status Eggi menjadi tersangka.