Geruduk KPK, Massa BPK Lepas Anak Ayam

Safari
Geruduk KPK, Massa BPK Lepas Anak Ayam
Dalam aksinya massa BPK juga melepas anak ayam di depan Gedung KPK.

Jakarta, HanTer - Sejumlah massa yang tergabung dari Barisan Penegak Keadilan (BPK) menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). Aksi digelar BPK untuk meminta lembaga antirasuh tersebut untuk menindak penyidik senior KPK, Novel Baswedan yang diduga berafiliasi dengan partai politik dan menjadi kandidat Kejagung bila pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang di Pilpres 2019.

Dalam aksinya massa BPK juga melepas anak ayam di depan Gedung KPK. Hal itu sebagai simbolis bahwa eksistensi KPK bagaikan anak ayam. Oleh karena itu massa BPK meminta agar marwah KPK harus dijaga. Karena saat ini KPK terkesan tidak tegas dan tak berdaya, dan malah cenderung berpihak dan melindungi Novel Baswedan.

"Novel Baswedan berulang kali disebut terkait politik, tapi tidak pernah ditindak oleh para pimpinan KPK," kata Koordinator BPK Dhani di Gedung KPK.

Dhani menuturkan, bila KPK masih tidak menggubris tuntutan maka BPK siap menggelar aksi kembali di Gedung KPK dengan jumlah massa yang lebih besar. Serta akan menggelar treatrikal yang berbeda.  

"Komisioner KPK yang tidak tegas, cari aman itu cenderung berpihak pada kubu Novel yang pernah dituding sebagai orangnya Gerindra alias 02. Atau jangan-jangan KPK di bawah komando Agus Rahardjo ini sudah mulai ikutan miring bermain politik. Tengok saja faktanya, pada masa Pilpres lalu KPK cuma menargetkan orang-orang yang ada di kubu pasangan nomor urut 01," paparnya.

Novel Baswedan pernah mengklarifikasi tuduhan berafiliasi dengan partai politik. Hal ini dicetuskan ketika peringatan dua tahun teror terhadapnya."Saya kira saya harus bertanggung jawab untuk menjawab dan menjelaskan adanya tuduhan-tuduhan yang terkait dengan partai politik . Saya kira tentu tuduhan itu tidak benar," kata Novel di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

#BPK   #KPK