Komisi V Resmikan Rusun Mahasiswa NTT

Anu
Komisi V Resmikan Rusun Mahasiswa NTT
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis meresmikan Rumah Susun (Rusun) Mahasiswa Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jum"at (03/05). Foto: DPR

Sikka, HanTer -- Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis meresmikan Rumah Susun (Rusun) Mahasiswa Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan diresmikan rusun mahasiwa tersebut, diharapkan mahasiswa bisa fokus belajar dan bisa belajar sebagaimana hidup di dalam rusun, yaitu belajar saling toleransi.

“Ini merupakan rusun yang sangat baik dan tertata, warga kampusnya juga ikut mengawasi jalannya pembangunan tinggal nantinya para warga rusun memelihara fasilitas yang sudah diberikan. Tidak ada negara yang besar tanpa adanya pendidikan yang memadai,” tutur Fary di sela-sela memimpin Tim Kunker Komisi V DPR RI meninjau Rusun Mahasiswa Seminari di Sikka, NTT, Jumat (3/5/2019).

Legislator Partai Gerindra dan daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Timur tersebut juga berpesan dengan diresmikan rusun untuk mahasiswa bisa membuat mahasiswa lebih fokus dalam belajar, serta meningkatkan level pendidikan di NTT dan para mahsiswa bisa ikut andil dalam memajukan NTT.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo menuturkan, berdirinya rusun untuk mahasiswa tersebut merupakan upaya mencerdaskan bangsa melalui mempersiapkan sarana dan prasarana. 

“Kita harus bersyukur banyak sekolah yang berupaya ingin menecerdaskan bangsa, salah satunya Seminari Tinggi Ritapiret yang berupaya membuat negara maju melalui membangun SDM yang mumpuni,” tutur legislator PKS itu.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menuturkan, spirit pembangunan rusun mahasiswa agar seluruh penghuni rusun bisa saling bertolerensi dan ini merupakan upaya pemerintah yang wajib menyediakan sarana dan prasarana penunjang pendidikan. 

“Saya berterimakasih banyak kepada Komisi V yang telah memberikan banyak bantuan ke NTT termasuk pembangunan rusun Seminari ini,” apresiasi Wagub NTT.

Sementara itu Rektor Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret Romo Philipus Ola Daen sangat berterimakasih kepada Komisi V DPR RI dan Kemeneterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah memberikan rusun ini. 

“Seminari Ritapiret sudah banyak mengasilkan Uskup, Romo, dan Awam yang sudah tersebar di penjuru nusantara. Lulusan St. Petrus Ritapiret bisa bekerja diberbagai bidang baik untuk di gereja ataupun di sipil,” tutur Romo Philipus.

Dirut Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR Yusuf Heri Agung menuturkan, hal ini merupakan upaya negara untuk hadir di masyarakat. Rusun ini sifatnya melatih warga rusun untuk bisa beradaptasi di rusun, yang akhirnya saling bisa toleransi antar warga rusun. Rusun yang berkapasitas 144 orang tersebut juga sudah dilengkapi fasilitas yang nyaman dari tempat tidur hingga fasilitas lainnya.

Diharapkan nantinya mahasiswa bisa beristirahat dengan nyaman serta fokus belajarnya. “Ini merupakan rusun yang sudah dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, dan sekarang rusun juga sudah dilengkapi dengan kamera pemantau atau CCTV, sekarang tinggal warga rusun untuk merawatnya,” tutur Yusuf Heri.