Fahri Hamzah Minta KPU Investigasi Meninggalnya Petugas KPPS

Anugrah
Fahri Hamzah Minta KPU Investigasi Meninggalnya Petugas KPPS
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Foto: DPR

Jakarta, HanTer -- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk terbuka dan melakukan investigasi atas tingginya angka jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada Pemilu yang dilaksanakan serentak pada 17 April 2019 lalu. Fahri menilai ada kejanggalan dari meninggalnya ratusan petugas KPPS itu.

Hal itu diungkapkan Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu saat menerima audiensi perwakilan Advokat Senopati 08 dan Ibu-Ibu Milenial Relawan PADI, di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2019). Pertemuan ini membahas beberapa temuan terkait potensi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019, dan meninggalnya ratusan petugas KPPS.

“Sebaiknya pemerintah terbuka dengan apa yang terjadi, terutama KPU. Dibuka saja masalahnya apa, dan investigasi terhadap korban harus terus dilakukan. Beberapa hasil investigasi cukup mengagetkan adalah modus dari meninggalnya, sebagian ada kemungkinan adanya racun. Oleh karena itu, jangan dibiarkan ini jadi spekulasi,” kata Fahri.

Dalam pertemuan tersebut, legislator dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga akan mengusulkan kepada Komisi II DPR RI untuk mendukung dibentuknya tim investigasi yang akan mencari fakta secara medis terkait meninggalnya petugas KPPS pada Pemilu 2019.

“Komisi II sebaiknya mendukung dibentuknya Tim Investigasi, khususnya kepada (petugas KPPS) yang meninggal. Bukan soal kecurangan dan lain-lain. Fokus pada nyawa saja. Tidak mungkin ada orang kelelahan, tiba-tiba meninggal. Harus dicek satu-persatu secara medis sehingga kita bisa melihat gambaran besarnya seperti apa,” imbuh Fahri.

Fahri mengimbau kepada masyarakat untuk turut bersuara jika menemukan kejanggalan terhadap kasus ini. 

“Jangan biarkan satu nyawa pun hilang, tapi kita diam saja. Kita semua harus punya sikap yang sama terhadap nyawa, nyawa itu berharga, nyawa itu tidak boleh hilang begitu saja tanpa sebab. Kita harus melindungi hilangnya nyawa dengan segala yang kita punya,” pungkasnya.