KMP Desak KPK Netral

Safari
KMP Desak KPK Netral

Jakarta, HanTer  - Ratusan orang yang tergabung dalam Korps Merah Putih (KMP) mengeruduk Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam aksinya mereka mengepung Gedung KPK dan mendesak lembaga anti rasuah tersebut untuk terlepas dari muatan politik dalam pemberantasan korupsi. Alasannya, karena selama ini sejumlah kasus korupsi yang dibongkar KPK terkesan politis

Apalagi diduga penyidik senior KPK, Novel Baswedan berafiliasi dengan salah satu partai. Sehingga  yang mengusung paslon nomor semakin menguatkan kecurigaan publik atas sepak terjang KPK selama ini dalam pemberantasan korupsi.

"KPK harus bersih dari muatan politik. KPK ini bukan lembaga politik. Kalau KPK dalam hal ini Novel Baswedan ingin berpolitik, ya sudah bergabung saja dengan partai biar jelas. Juga keluar dari KPK dan jangan berlindung di balik baju KPK," kata Koordinator KMP Gardi di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Gardi juga mempertanyakan di mana letak independen KPK  proses pemberantasan korupsi. Mengingat terkesan ada upaya menggeser penyidik profesional KPK dari instansi Polri. Padahal dalam melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi justru lebih banyak dilakukan penyidik dari Polri. Apalagi saat ini KPK membutuhkan penyidik yang mahir di dalam bidangnya yang berlatar belakang Polri. 

"Penyidik itu harus melalui proses sekolah dan anggota Polri itu mumpuni dalam hal itu. Karena mereka mendalami hal itu. Kalau di KPK ditempatkan penyidik tidak mempunyai pengalaman lalu bagaimana mau bekerja untuk pemberantasan korupsi. Jangan lah masukin, penyidik abal-abal," paparnya.

Gardi kembali menekan kan agar KPK jangan terus terseret dalam pusaran politik. Hal ini dikarenakan, bakal membahayakan eksistensi lembaga anti rasuah tersebut kedepannya. Tak hanya demikian, KPK juga jangan mau diintervensi pihak ekternal dalam proses pemberantasan korupsi. 

"KPK harus independen dan jangan mau di tunggangi," pungkasnya.