Gandeng BPJSTK, Menpora Segera Susun Regulasi Lindungi Atlet dan Pegawai Non ASN

Arbi
Gandeng BPJSTK, Menpora Segera Susun Regulasi Lindungi Atlet dan Pegawai Non ASN

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sepakat untuk memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh atlet di Tanah Air hingga pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kemenpora.

Kesepakatan itu tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangi oleh Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dengan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

“BPJS Ketenagakerjaan telah terbukti optimal melindungi para atlet dan official yang bertanding saat Asean Games kemarin. Perlindungan ini sangat dirasakan oleh atlet-atlet yang mengalami cidera dan kecelakaan saat bertanding,” kata Menpora menjelaskan alasannya memilih BPJS Ketenagakerjaan.

Imam juga menjanjikan untuk menerbitkan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) untuk mengatur perlindungan atlet hingga seluruh perangkat pertandingan, termasuk pegawai Non ASN di Kemenpora, untuk bisa terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Teknis dan sumber pembiayaan (iuran kepesertaan) akan dibicarakan lebih lanjut, nanti akan diatur dalam Permen,” tandas Imam.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menambahkan, sebanyak 1.300 atlet saat ini sudah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Atlet tersebut merupakan yang terlibat dalam gelaran Asean Games 2018 silam.

“Dari 1.300 atlet itu, sebanyak 52 atlet mengalami kecelakaan dan biaya pengobatan hingga pemulihan ditanggung sepenuhnya hingga pulih, termasuk pemberian santunan bagi yang meninggal dunia,” terang Agus.

Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, Agus menyatakan akan memperluas perlindungan kepada pegawai Kemenpora berstatus Non ASN. “Nota Kesepahaman ini akan berjalan hingga tiga tahun kedepan dengan memaksimalkan fungsi anggaran untuk kepesertaan Non ASN secara berkesinambungan karena manfaat ini tentu akan dirasakan oleh para pekerja dijajaran Kemenpora,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, undang-undang mengamanahkan terhitung mulai 2029 nanti seluruh pegawai Non ASN, Aparatur Sipil Negara hingga TNI dan Polri akan dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan bergabungnya PT. Tabungan Asuransi Pensiun (Persero) dan PT. Asabri (Persero) menjadi satu dengan BPJS Ketenagakerjaan.