PECI KPK: Masyarakat Dikecewakan Oleh Penyidik KPK Yang Tidak Netral

Oni
PECI KPK: Masyarakat Dikecewakan Oleh Penyidik KPK Yang Tidak Netral

Jakarta, HanTer - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Pemuda Cinta KPK (PECI KPK), menyampaikan jika masyarakat dikecewakan oleh salah satu penyidik senior KPK yang dianggap sudah tidak netral dan memiliki kepentingan dengan elite politik. Tentu hal itu berdampak pada kinerja KPK yang menjadi tebang pilih dalam bertindak.

Korrdinator PECI KPK, Guntara mengatakan, korupsi merupakan sebuah perbuatan yang sangat keji dan tidak dibenarkan. Perbuatan tersebut jika dibiarkan begitu saja maka akan sangat banyak pihak-pihak yang dirugikan.

"Atas dasar itu, Negara menghadirkan sebuah lembaga yang memang penugasannya khusus untuk menyelesaikan permasalahan korupsi. Negara pun tidak sembarang memilih orang untuk bertugas di lembaga anti rasuah tersebut. Perlu orang-orang yang berintegritas tinggi dan memiliki semangat perjuangan melawan hal-hal yang melanggar hukum(korup)," ujar Guntara dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Terbukti beberapa tahun belakang KPK telah banyak menindak para elite politik, pejabat, pengusaha, dan lain-lain yang terlibat dalam kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hal itu tentu menjawab keresahan masyarakat yang selama ini dirugikan oleh pihak yang kerap kali merauk uang rakyat yg jelas-jelas bukan hak mereka.

Namun sayangnya harapan ini seakan hilang, masyarakat telah dikecewakan oleh salah satu penyidik senior KPK yang dianggap sudah tidak netral dan memiliki kepentingan dengan elite politik. Tentu hal itu berdampak pada kinerja KPK yang menjadi tebang pilih dalam bertindak.

"Novel baswedan, telah sangat terlihat bermain kepentingan dengan elite politik, dalam hal ini yaitu elite parta Gerindra. Hal ini bukan asumsi, karena di perkuat oleh statement petinggi partai tersebut yang mengatakan bahwa "Novel adalah bagian dari kita". Ditambah lagi, menjelang pilpres kemarin banyak sekali tindakan KPK yang tebang pilih dan lebih tertuju kepada pendukung salah satu paslon," kata Guntara.

KPK adalah lembaga yang dicintai masyarakat. Untuk itu, patut adanya para pimpinan KPK segera memberikan penjelasan. Bahkan segera melakukan penyelidikan internal kepada setiap penyidiknya yang terindikasi ikut memiliki irisan dengan partai politik tertentu.

Dia juga menjelaskan jika pihaknya meminta KPK independen dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. KPK juga dirasa harus segera terbebaskan dari Aktor Figur Partai Politik yaitu Novel Baswedan

"KPK harus memberi tindakan keras kepadanya Novel Baswedan yang telah melakukan pelanggaran etis dan menjadi bagian dari parpol tertentu. Serta KPK tidak boleh diduduki kepentingan partai politik manapun," pungkasnya.