Buruh TKBM Desak Pelindo II Alokasikan Keuntungan Untuk Sejahterakan TKBM

Safari
Buruh TKBM Desak Pelindo II Alokasikan Keuntungan Untuk Sejahterakan TKBM

Jakarta, HanTer - Peringatan hari buruh (May Day) yang dilakukan para buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara masih diwarnai keprihatinan. Pasalnya, hingga saat ini kesejahteraan TKBM masih jauh dari harapan. 

Kondisi ini tidak terlepas dari status TKBM sebagai pekerja harian lepas di pelabuhan yang hanya akan mendapat upah saat ada kegiatan bongkar muat. Padahal, TKBM merupakan ujung tombak dalam menangani kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

"Kondisi ini ironis. Di satu sisi keuntungan Pelindo II mencapai triliunan, di sisi lain kondisi kesejahteraan TKBM sangat memprihatinkan," ujar Ketua Umum Serikat TKBM Tanjung Priok, Nurtakim di Jakarta, Kamis (2/5/2019) 

Berangkat dari kondisi tersebut, imbuh Nurtakim, dalam peringatan May Day kemarin, para buruh TKBM sepakat mendesak Pelindo II sebagai BUMN pengelola pelabuban mengalokasikan dana dari keuntungan operasional untuk meningkatkan kesejahteraan TKBM.

Dia mencontohkan Dana CSR yang selama ini hanya untuk masyarakat sekitar pelabuhan, harus juga ada alokasi untuk TKBM yang selama ini menghuni pemukiman yang kurang layak. 

"Coba lihat Komplek UKA atau Rusun Cilincing yang selama ini menjadi tempat tinggal buruh TKBM, kondisinya banyak yang memprihatinkan," paparnya.

Nurtakim juga menyoroti rasionalisasi bagi buruh TKBM yang seharusnya sudah memasuki masa pensiun. Kenyataannya para buruh TKBM itu masih tetap harus bekerja karena belum adanya dana pensiun yang layak bagi para buruh tersebut.

"Seharusnya Pelindo II peduli tentang persoalan ini. Jangan karena buruh TKBM lantas soal tunjangan pensiunnya tidak diperhatikan," ujar Nurtakim. 

Pernyataan yang sama juga diungkapkan para pimpinan serikat pekerja TKBM Tanjung Priok antara lain Mawi Rohani (SBPI), H Anang (SPTI), Komsad (SPMI) dan Hidayat (SPTKBMI)

Serikat Pekerja TKBM di Pelabuhan Tanjung Priok itu mendesak Pelindo II sebagai pengguna langsung buruh-buruh TKBM peka terhadap masalah kesejahteraan yang dialami para TKBM. Mereka pun meminta Pelindo II untuk mengalokasikan dana dari keuntungan yang diperolehnya untuk meningkatkan kesejahteraan TKBM itu sendiri.

"Kami akan mendatangi Direksi Pelindo II jika permintaan kami untuk meningkatkan kesejahteraan TKBM ini tidak diperhatikan," pungkasnya.

#Buruh   #mayday   #pelindo