Terima Siapapun yang Menang, Tokoh Maluku Umar Kei Bicara Pemilu Damai 2019 

***
Terima Siapapun yang Menang, Tokoh Maluku Umar Kei Bicara Pemilu Damai 2019 
Tokoh Maluku, Umar Kei/ ist

Jakarta, HanTer - Panasnya tensi politik khususnya pada Pemilu 2019 sebelum dan sesudah pencoblosan membuat masyarakat bingung dan berdebar-debar.

Maklum, sebelum pencoblosan pada 17 April 2019, masing-masing pendukung pasangan capres dan cawapres 01 (Joko Widodo-Ma’ruf Amin) dan 02 (prabowo Subianto-Sandiana Salahudin Uno) begitu ramai menghiasi media. Baik di media cetak, elektronik maupun medsos.

Begitu pula sehari setelah pencoblosan hingga kini belum mereda. Terlebih, kubu 02 mengklaim sebagai pemenang pemilu dengan torehan suara mencapai 60 persen lebih versi quick qount internal BPN. 

Anehnya, hasil penghitungan internal BPN berbeda dengan angka dari sejumlah lembaga survey. Tentu ini membuat masyarakat bingung sehingga timbul pertanyaan mana yang akuntable, versi lembaga survey atau tim BPN Prabowo-Sandi?

Nah,kalau begitu kita tunggu keputusan final hitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bakal diumumkan pada 22 Mei mendatang.

Dikutip dari Tayangan ANTV, jelas masalah ini membuat tokoh Maluku Umar Kei harus angkat bicara. Ia menegaskan, siapapun pemimpin yang terpilih merupakan pilihan rakyat. 

“Intinya siapapun yang menang, kita harus terima dengan lapang dada. Tapi harapan bagi saya yang terpenting adalah Maluku diperhatikan,” kata Umar Kei, Selasa (23/4/2019). 

Bahkan, sehari sebelum pencoblosan, Umar Kei mengajak semua masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan sehingga tidak mudah diprovokasi oleh pihak-pihak tertentu. 

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Maluku yang ada di seluruh Indonesia untuk kita bekerja bersama-sama TNI dan Polri menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia. Khususnya di DKI Jakarta dan kota-kota lainnya agar Pemilu 2019 berjalan damai,” harapnya.

#Umar   #Kei   #Pemilu   #Damai