Di TPS Gianyar Bali, Suara Jokowi 183, Tertulis 1.833

LTG
Di TPS Gianyar Bali, Suara Jokowi 183, Tertulis 1.833
form c1

KESALAHAN input data di situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) ramai dibicarakan netizen. Hingga Selasa siang, 23 April 2019, kesalahan itu masih terjadi. Di jagat sosial media, hal ini menjadi pembahasan hangat. 

Di Twitter, misalnya, tagar #KPUJanganSalahInputData menjadi salah satu trending topic siang ini. 

Seperti dilansir bizlaw.id, seorang pemilik akun Twitter @maxhuawei, misalnya, mengunggah kesalahan input data dari TPS 04, Kelurahan Petak Kaja, Kecamatan Giayar, Kabupaten Gianyar, Bali. 

Namun, yang tercantum di situs KPU, perolehan suara Jokowi tertulis 1.833. Seharusnya, 183 suara seperti tercantum di scan dokumen C1.  Pengunggah mengatakan data itu diakses pada Selasa, 23 April 2019, pukul 11.30 WIB.  Diakses pada pukul 12.30 WIB, situs KPU masih menampilkan angka-angka seperti yang diunggah netizen tersebut. 

Sebelumnya, beberapa kesalahan input data langsung diperbaiki begitu mendapat laporan kesalahan. 

Pihak KPU membantah kesalahan input itu sengaja dilakukan. 

"Artinya, kalau misalnya itu teman-teman kami di bawah mau melakukan kecurangan, ya, scan C1-nya diubah, itunya diubah. Ini kan tidak. Scan C1-nya tetap, entrinya terjadi kekeliruan. Kenapa terjadi kekeliruan? Karena KPU RI meminta supaya di-scan semuanya. Namun ternyata sangat kompleks, akhirnya kemarin diminta untuk fokus pada pilpres," kata Komisioner KPU Viryan Aziz di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin, 22 April 2019. 

"Itu kan contoh. Jangan sampai keliru. Justru kekeliruan itu diketahui karena KPU transparan dan tidak mudah memantau 810 ribu hasil pemilu di TPS. Caranya adalah KPU membuka diri, KPU mempersilakan publik mengkritisi, makanya kita buka layanan buat call center," tambah Viryan.