Tunggu Hasil Resmi 22 Mei 2019

KPU: Hasil Quick Count Bukan Hasil Akhir Pemilu

Safari
KPU: Hasil Quick Count Bukan Hasil Akhir Pemilu
Ketua KPU Arief Budiman

Jakarta, HanTer - Beberapa detik setelah pukul 15.00 WIB, sejumlah lembaga survei yang terdaftar secara resmi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai mengeluarkan hasil perhitungan cepat (quick count) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hasil hitung cepat itu memperlihatkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf unggul dari pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi dengan kisaran prosentase 55,35% - 44,45%.

Ketua KPU Arief Budiman kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa hasil quick count pilpres dari lembaga survei bukan hasil akhir Pemilu 2019. Proses penghitungan dilakukan secara manual secara berjenjang. KPU akan menetapkan capres dan cawapres terpilih dalam Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang.

"Kalau ada quick count, ada yang bikin exit poll, jadikan itu sebuah referensi. Jadikan itu sebagai sebuah informasi. Hasil resminya kapan, berapa hasil resminya, ya nanti nunggu ketika KPU menetapkan hasilnya," kata Arief Budiman di Taman Suropati Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Arief menegaskan, apa pun hasil yang ditetapkan, KPU mengajak  semua pihak untuk bisa percaya terhadap hasil yang ditetapkan. “Andaikan memang ada bukti yang cukup bahwa hasil itu tidak sesuai dengan yang Anda lihat, Anda yakini, ruang untuk mengajukan sengketa itu sudah disediakan juga. Sengketa hasil itu bisa diselesaikan di MK," jelasnya.

Arief memaparkan, proses penetapan capres dan cawapres terpilih dalam Pemilu 2019 akan dilakukan pada 22 Mei mendatang. Penetapan dilakukan setelah KPU menghitung suara secara berjenjang mulai alur proses pemungutan hingga penghitungan suara Pemilu 2019. Proses pemungutan dilakukan mulai Rabu 17 April di 809.563 TPS yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Sementara untuk proses penghitungan suara akan dilakukan mulai pukul 13.00 waktu setempat dengan dihadiri oleh sejumlah saksi dan pengawas pemilu. KPU memastikan proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan transparan.