Sering Tidur disembarang Tempat

Balita ASA Diculik untuk Mengemis

Harian Terbit/Danial
Balita ASA Diculik untuk Mengemis
Tersangka AG penculik ASA (3), putri dari Aprilia Lestari yang diculik pada Selasa (9/4/2019) pekan lalu di Bekasi

Jakarta, HanTer -- Balita asal Bekasi, ASA (3 tahun), yang ditemukan di masjid Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, bersama sang penculik, ternyatan dijadikan alat untuk mengemis oleh tersangka AG (55).

Bahkan terkadang AG menitipkan Anisa ke pedagang buah. AG sendiri sehari-hari sering tidur di masjid dan diberi uang oleh jemaah. 

"Dengan dia membawa anak kecil masyarakat semakin iba, dan penghasilannya bertambah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/4/2019).

Seperti diketahui, polisi menemukan ASA  dan AG (55) berkat sketsa wajah yang disebar. "Kita sebar di terminal, stasiun, medsos, termasuk di angkot, berharap masyarakat melihat," beber Argo.

Ketika, polisi yang hendak shalat melihat ASA dan penculiknya memasuki masjid tersebut pada Minggu (14/4). Polisi tersebut melihat ada kesamaan dengan ciri-ciri anak yang diumumkan hilang.

"Langsung kita hubungi keluarga korban untuk memastikan. Setelah itu, korban kita serahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.

Argo menjelaskan, selama lima hari diculik, korban sempat dibawa mengemis oleh pelaku ke sejumlah wilayah. Korban bahkan tidur di sembarang tempat, terkadang di masjid.

Mereka berpindah dari stasiun ke stasiun, semula di Stasiun Klender, lalu Stasiun Bogor, dan Stasiun Kebayoran Lama. "Dibawa ke Cipadu ke Kebayoran Lama, dari sana dibawa lagi ke Ciledug dan menginap di Masjid Ciledug," Argo menambahkan.

Polisi menjerat AG dengan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimalnya adalah 15 tahun penjara.

ASA diculik saat bermain sendiri di Masjid Al Amin dekat rumahnya, di Bintara Jaya, Bekasi, Selasa (9/4) lalu. Penculikan ini terekam CCTV masjid tersebut.