Kasus Impor Lamborghini; FMKS: Copot Dirjen Bea Cukai

sammy
 Kasus Impor Lamborghini; FMKS: Copot Dirjen Bea Cukai

Jakarta, HanTer - Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) menggeruduk kantor Kementerian Keuangan RI di Jakarta. Dalam aksinya mereka menuntut Menteri Keuangan, Sri Mulyani mencopot Dirjen Bea Cukai dan Direktur Penindakan Bea Cukai.

Menyusul kasus dugaan import barang mewah berkedok impor sementara 60 Lamborghini yang masuk masuk secara ilegal.

Juru Bicara FKMS Sutikno mengatakan, adanya defisit perdagangan yang menyebabkan pemerintah bekerja keras untuk menekannya ternodai oleh tindakan oknum bea cukai yang memasukan 60 mobil mewah merek Lamborghini.

"Dalam investigasi yang kami lakukan, patut di duga ada penyalahgunaan wewenang di lingkungan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai selama tahun 2018-2019, terkait impor barang mewah", sebut Sutikno saat di temui awak media di depan Kemenkeu RI, Minggu (14/4/2019).

Selain itu kata Sutikno, akibat adanya perbuatan tersebut negara dirugikan ratusan miliar mengingat bahwa impor sementara harus berdasarkan keputusan menteri atas laporan Direktur Bea Cukai.

Oleh karena itu FKMS meminta kepada Menteri Keuangan RI untuk mencopot Direktur Jenderal Bea Cukai dan Direktur Penindakan Bea Cukai untuk menjaga kredibilitas Menkeu, Sri Mulyani sebagai menteri terbaik di Asia.