Halo Advokat Versi IPPI dan Sabela Gayo

Safari
Halo Advokat Versi IPPI dan Sabela Gayo
Institut Pengadaan Publik Indonesia/Indonesian Public Procurement Institute (IPPI) dan Sabela Gayo & Partners (SGP) meluncurkan aplikasi android start-up dengan nama Halo Advokat.

Jakarta, HanTer - Institut Pengadaan Publik Indonesia/Indonesian Public Procurement Institute (IPPI) dan Sabela Gayo & Partners (SGP) meluncurkan aplikasi android start-up dengan nama Halo Advokat. Halo Advokat adalah platform elektronik jasa konsultansi dan asistensi hukum yang profesional dan berbayar di Indonesia. Halo Advokat  lahir dalam rangka memberikan kemudahan akses terhadap jasa konsultansi dan asistensi hukum bagi masyarakat Indonesia. 

"Saya himbau masyarakat khususnya masyarakat Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Swasta di Indonesia untuk dapat memanfaatkan keberadaan teknologi di sektor layanan hukum ini dalam rangka mendukung kegiatan Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan kerjanya masing-masing," ujar Ceo Halo Advokat, Sabela Gayo, S.H.,M.H.,Ph.D.,CPL.,CPCLE di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Sabela menuturkan, konsultansi hukum yang ditawarkan Halo Advokat terdiri atas beberapa paket konsultansi hukum yaitu paket Bronze, Silver, Gold, Diamond dan Platinum yang masing-masing memiliki kemanfaatan (benefits) yang berbeda-beda. Apabila masyarakat Pengadaan Barang/Jasa membeli salah satu paket jasa konsultansi hukum berbayar tersebut maka yang bersangkutan dapat melakukan konsultansi via chatting dan sambungan telepon. 

"Ke depan Halo Advokat akan menyediakan layanan kosultansi hukum melalui webinar," tandasnya.

Sabela mengungkapkan, sasaran utama klien Halo Advokat adalah para pelaku pengadaan yang terdiri dari Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Kerja Pemilihan (Pokja Pemilihan), Pejabat Pengadaan (PP), Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP), Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK), Pejabat Peneliti Kontrak, Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PjPHP), Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

Selain itu sasaran utama kliennya adalah Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas, Direksi Teknis, Penyedia Barang/Jasa, Agen Pengadaan, Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa, Kepala Desa, Pendamping Desa, Tim Pengelola Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dan kelompok-kelompok Pengadaan Barang/Jasa lainnya.

"Hadirnya Halo Advokat diharapkan para pelaku pengadaan tersebut dapat melindungi kepentingan hukumnya," tegasnya.

Lebih lanjut Sabela mengatakan, Halo Advokat adalah aplikasi android yang mudah, sederhana dan terjangkau dari sisi biaya sehingga diharapkan dapat memberikan solusi perlindungan hukum bagi masyarakat Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Swasta di Indonesia. Apalagi Halo Advokat juga didukung oleh tenaga-tenaga ahli professional dan Advokat/Pengacara Pengadaan dan Ahli Hukum Kontrak Pengadaan yang handal, teruji, berpengalaman, profesional dan berintegritas.

"Semoga kehadiran Halo Advokat dapat berkontribusi bagi perbaikan sistem pengadaan barang atau jasa pemerintah dan swasta serta memberikan jasa konsultansi hukum dan asistensi hukum secara professional, kompeten dan berintegritas," pungkasnya.