Hindari Chaos, Seharusnya Aparatur Negara Kerja Profesional

Danial
Hindari Chaos, Seharusnya Aparatur Negara Kerja Profesional
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

Jakarta, HanTer - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan, jika benar pengakuan Polhukam Wiranto soal hengkangnya Warga Negara Indonesia (WNI) ke luar negeri, sebelum hari pencoblosan pada 17 April, membuktikan kalau pemerintah tidak bisa menjaga keamanan. Malah yang terjadi justru pemerintahan dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi ini, nampak ikut bermain dalam kompetisi ini maksudnya di Pemilu 2019, khususnya pemilihan presiden (Pilpres).

"Saya selalu melihat itu sebagai catatan kinerja pemerintah. Dan apabila itu terjadi, maka kesimpulannya pemerintah tidak bisa menjaga keamanan, dan saya bisa membenarkan alasan itu," kata Fahri Hamzah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Menurut Fahri, akibat dari ikut bermainnya pemerintah, sehingga kemudian netralitas aparat diragukan oleh masyarakat, dan itu menjadi ancaman yang bisa menimbulkan kekacauan.

"Sebab, terasa sekali aparatur negara bukan untuk menjadi penyelenggara yang profesional tapi untuk memenangkan calon tertentu. Ini kasat mata dan kasar dibaca dalam berita," kritiknya.

Jadi, saran Anggota DPR dari dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, pemerintah harus memperbaiki reputasinya dihadapan masyarakat agar orang menganggap pemilu itu sebuah pesta yang damai, bukan ancaman chaos (kekacauan).

"Saran saya, pemerintah harus memperbaiki reputasinya di hadapan masyarakat agar orang menganggap pemilu itu sebuah pesta yang damai, bukan ancaman kekacauan," bebernya.

Namun, lanjut Fahri jika pemerintah tidak juga mau memperbaiki situasi yang sudah disadari ini, maka otomatis pemerintah ikut andil menciptakan situasi yang diprediksi sejumlah kalangan akan terjadi chaos.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, penyebaran hoaks masih menjadi ancaman serius terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang berencana pergi ke luar negeri sebelum hari pencoblosan karena termakan hoaks. Tadi saya cek berapa sih tiket sebelum pemilu yang sudah terjual ke luar negeri, ternyata cukup banyak," kata Wiranto dalam pidatonya di acara Penyerahan Sertifikat HKI dan Akta Pendirian Badan Hukum kepada Pelaku Ekonomi Kreatif di Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.