Kejagung Selamatkan Keuangan Negara 477.625.927 Dolar AS

zamzam
Kejagung Selamatkan Keuangan Negara  477.625.927 Dolar AS

 

Jakarta, HanTer - Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Agung berhasil menyelamatkan keuangan negara 477.625.927 dolar AS pada priode Januari-Maret 2019. Ini sekaligus menunjukkan kinerja Kejaksaan dibawah kendali Jaksa Agung HM Prasetyo terus meningkat.

"Untuk triwulan pertama, Januari hingga Maret 2019, kami berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp1.104.470.694 dan 2.975.017 dolar AS. Adapun keuangan negara yang telah diselamatkan total sebanyak,  477.625.927 dolar AS," ujar
Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Agung, Loeke Larasti Agustina kepada Harian Terbit disela-sela rapat kerja tehknis Datun 2019 di Kejaksaan Agung, Rabu (10/4/2019).


Selain berhasil menyelamatkan keuangan negara, selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN, Datun telah memberikan bantuan hukum berupa litigasi sebanyak 221 perkara dan non litigasi 95 perkara. 

Adapun pertimbangan hukum berupa pendapat hukum 82 perkara, pendampingan hukum 62 perkara dan audit hukum 7 perkara.  

"Tindakan hukum lain 12 perkara dan pelayanan hukum 14 perkara," ujarnya.

Aset Supersemar Diproses

Terkait asset Supersemar, Laoke menegaskan pihaknya tetap memproses asset-asset tersebut baik yang berupa lahan maupun Gedung. Namun proses eksekusi terhadap asset-asset berupa lahan, masih dalam penghitungan.

Sementara itu, Wakil Jaksa Agung, Arminsyah mengungkapkan prestasi terkini Bidang Datun adalah menang gugatan di pengadilan arbitrase internasional yang diajukan oleh Indian Metal Ferro & Alloys Limited (IMFA). Di mana IMFA menuntut kerugian kepada negara sebesar 469 juta dolar AS atau Rp 6,68 Triliun.

Arminsyah menjelaskan, keberhasilan penanganan perkara tersebut dapat menjadi contoh penanganan perkara perdata paling efesien dan efektif untuk menyelesaikan tugas, berdasarkan prosedur. 

"Kemenangan di arbitrase itu merupakan best practice," ujarnya.

Terkait keberhasilan Jaksa Pengacara Negara memenangkan gugatan perkara IMFA, Arminsyah mengapresiasi segenap jajaran satuan kerja bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik di pusat (Kejaksaan Agung) maupun daerah (Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri) yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan rakernis.