Lagi, Jaringan Aktivis Indonesia Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Bawaslu 

***
Lagi, Jaringan Aktivis Indonesia Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor Bawaslu 
Jaringan Aktivis Indonesia saat demo di depan gedung Bawsalu/ ist

Jakarta, HanTer - Semua orang pasti setuju jika 2019 ini disebut sebagai tahun politik. Apa saja yang berkaitan dengan pasangan capres-cawapres 01 (Joko Widodo-Ma’ruf Amin) dan capres-cawapres 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno) dalam bentuk dukungan selalu dikaitkan dengan politik.

Termasuk soal lapor melapor yang dilakukan timses masing-masing calon yang merasa dirugikan dengan aksi maupun sikap yang berseberangan dengan aturan yang berlaku. Tak heran, peperangan di media sosial (medsos) hingga kini pun masih terjadi. Dan, yang paling intens adalah soal nyinyir menyinyir yang dilakukan masing-masing kubu.

Nah, kini giliran Jaringan Aktivis Indonesia (JAI) yang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Bawaslu di Jakarta yang meminta laporan mereka akhir tahun lalu untuk ditindak lanjuti terkait salah satu timses 02, Fahira Idris yang dianggap telah mengeksploitasi anak dibawah umur ikut demo.

Dalam orasinya Ketua JAI, Irfan meminta Bawaslu segera menindak lanjuti laporan mereka sehingga hukum bisa ditegakkan. “Jika tidak ditindaklanjuti oleh pihak Bawaslu, kami akan datang lagi melakukan aksi serupa,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Dalam aksi demo itu diperkirakan jumlah massa Jaringan Aktivis Indonesia itu mencapai 100 orang. Demo yang dimulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 12. 30 WIB berakhir tertib dengan pengawalan sejumlah polisi. 

Sebelum aksi dibubarkan, rupanya perwakilan dari para demonstran diterima oleh pihak Bawaslu. Namun, hasil dari pertemuan tersebut hingga kini belum dapat diketahui kesepakatannya.