Prabowo Tolak Rakyat Dihina Bangsa Asing, Jokowi Dorong Modernisasi Pertanian

Sammy
Prabowo Tolak Rakyat Dihina Bangsa Asing, Jokowi Dorong Modernisasi Pertanian
Jokowi dan Prabowo Subianto

Sragen, HanTer— Presiden RI Joko Widodo mendorong modernisasi industri pertanian Indonesia agar bisa menjaga kualitas dan memenuhi kebutuhan nasional dengan cepat dan mampu bersaing secara global.

"Sekarang zaman modern, dari zaman kecil saya di desa kalau habis panen pasti di-'jereng' (jemur) di pelataran, ini harus diubah, penggilingan harus memiliki 'dryer' (pengering)," kata Presiden Jokowi saat silaturahim dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan pengusaha Beras (Perpadi) di Sragen, Jawa Tengah, Rabu.

Untuk itu, Kepala Negara menawarkan untuk menjembatani Perpadi dengan pihak bank guna mencarikan jalan keluar bagi modernisasi industri pertanian nasional.

"Ini kan kita sudah berpuluh-puluh tahun yang namanya menjemur padi di jalan, di pelataran berpuluh-puluh tahun. Masa kita nggak ingin berubah sih," katanya seperti dilansir Antara.

Tidak Dihina

Sementara itu, calon presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia harus menjadi bangsa pemenang agar tidak bisa dihina oleh negara lain. Oleh karena itu, ia akan sekuat tenaga mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

"Saya tidak mengijinkan rakyat Indonesia dihina-hina oleh bangsa lain. Saya tidak ijinkan harga diri rakyat Indonesia diinjak-injak oleh bangsa lain," tegas Prabowo saat kampanye di Kawasan Wisata Danau Cimpago, Padang, Sumatera Barat,

Kemenangannya bersama Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 20119 nanti, Prabowo kembali mengatakan, bukan untuk dirinya dan Sandi. Melainkan, kemenangan rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan hidup serta masa depan generasi bangsa.

"Coblos nomor 02 untuk masa depan semua. Kita bersama-sama Indonesia menang, kita menyongsong Indonesia yang bersih dari korupsi, kita menyongsong Indonesia yang adil dan makmur," kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, setelah dilantik menjadi Presiden periode 2019-2024 nanti, dirinya akan meperjuangkan nasib para petani dan nelayan agar bisa memiliki pengasilan dan kehidupan yang jauh lebih baik.

"Kita bejuang keras agar tidak impor-impor lagi, petani kita bantu. Petani Jepang bisa kaya, masak petani kita miskin. Lihat laut Indonesia kaya masak nelayan kita miskin," ucap Prabowo.