Investasi China di Indonesia, Luhut: Kita Tidak Mau Diatur Semua

Antara
Investasi China di Indonesia, Luhut: Kita Tidak Mau Diatur Semua
Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan

Jakarta, HanTer— Indonesia dan China akan mulai mengeksekusi rencana investasi di bawah kerangka Inisiatif Belt and Road setelah rapat pertama Komite Pengarah Bersama untuk Pembangunan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional yang digelar di Bali, belum lama ini.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan itu, didiskusikan rencana eksekusi proyek yang sudah disetujui oleh kedua negara dan proses persiapan proyek yang meliputi tahap perencanaan, pengawasan dan evaluasi.

"Dalam upaya mensejahterakan rakyat Indonesia ini, kami yakin bahwa penyediaan lapangan pekerjaan dan pendidikan adalah dua hal mendasar yang harus kami lakukan. Sehingga kami sangat mendorong investasi yang bersifat pembangunan industri dalam skala besar, mengingat kami harus menyediakan lapangan pekerjaan bagi puluhan juta generasi muda Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Luhut menegaskan Pemerintah Indonesia terus berunding mengenai teknis dalam menjalin hubungan kerja sama yang disepakati nantinya.

"Kita tidak mau diatur semua. Jadi mereka harus bersedia untuk memenuhi empat ketentuan yang telah kita buat. Pertama, 'added value' (nilai tambah); kedua, masalah teknologi yang harus ramah lingkungan; ketiga, transfer teknologi; dan yang keempat, harus menggunakan sebanyak mungkin tenaga kerja dari Indonesia," ungkapnya.