Dapat Perlindungan BPJSTK, Pelaku UMKM Bisa Berjualan Lebih Tenang

Arbi
Dapat Perlindungan BPJSTK, Pelaku UMKM Bisa Berjualan Lebih Tenang
Petugas dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Sudirman tengah melayani pendaftaran para pelaku UMKM.

Jakarta, HanTer - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Sudirman kembali menggelar sosialisasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam sosialisasi kali ini, dilakukan dengan turun langsung mendatangi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Setiabudi, Jakarta, Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi para pedagang tersebut, karena saat ini mereka langsung berinisiatif untuk mendaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan jika ada tambahan karyawan ataupun pedagang baru,” kata Kepala Kantor Cabang Erni Purnamawati saat ditemui di Kantor Cabang Jakarta Sudirman, Jum’at (29/3/2019).

Ia mengatakan, tujuan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ini agar para pedagang dapat beraktifitas dengan tenang dan aman setelah terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan, Sudirman, Jakarta Selatan.

Erni menjelaskan, perlindungan jaminan sosial bukan hanya hak para pekerja formal tapi juga pekerja informal. Apalagi, kalangan pekerja informal yang notabene dari kalangan menengah kebawah ini memiliki risiko pekerjaan yang tergolong tinggi.

Pembuktian Manfaat

Manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sendiri telah dirasakan langsung oleh Karsinem, seorang penjual buah di Pasar Muria Karet Kuningan. Di mana, pada 2017 lalu, Karsinem mendapat musimbah kecelakaan saat tengah berbelanja untuk dagangan di pasar induk.

Karena lukanya cukup parah maka Karsinem langsung dibawa ke UGD dan ditangani di RS Polri Kramat Jati. Karsinem mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat, sampai dengan saat ini Karsinem masih menjalani pengobatan dengan biaya yang telah mencapai Rp. 400.000.000- dan telah dibayarkan seluruhnya oleh BPJS ketenagakerjaan lantaran telah terdaftar menjadi peserta sejak akhir tahun 2016.

Dalam masa penyembuhan ini Karsinem pun mendapat Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja sebesar Rp. 1.000.000,-/per bulan. “Kami akan terus mengedukasi para pemilik dan pelaku UMKM akan pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” Ucap Erni.

Selain manfaat dari empat program yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaa, yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Pensiun (JP), perserta juga mendapatkan manfaat tambahan layanan (MLT) seperti bantuan uang muka pembelian rumah dalam skema KPR dan keringanan suku bunga.

Tidak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program co-marketing. Program ini juga merupakan manfaat tambahan bagi peserta, di mana dengan menunjukkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan diskon di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seperti diskon hotel, restoran, tiket pesawat dan lainnya.

“Ini dapat diakses melalui aplikasi BPJSTKU pada ponsel pribadi tenaga kerja,” kata Erni.