Gelar Sosialisasi, BPJS-TK Jakarta Menara Jamsostek Perkenalkan Manfaat Program

Arbi
Gelar Sosialisasi, BPJS-TK Jakarta Menara Jamsostek Perkenalkan Manfaat Program
Para pekerja tampak serius mengikuti kegiatan sosialisasi pentingnya Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek, Hazairin Hasan.

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek kembali menggelar sosialisasi kepada pekerja terkait pentingnya memiliki Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kegiatan yang dihadiri puluhan tenaga kerja itu berlangsung di Gedung Telkomsel Regional Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek, Hazairin Hasan mengatakan, sosialisasi ini bertujuan mengedukasi pekerja dan perusahaan tentang program BPJS Ketenagakerjaan beserta manfaatnya.

“Ada empat perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan, Perlindungan tersebut meliputi perlindungan dari risiko kecelakaan kerja (JKK), kematian (JKm), hari tua (JHT) dan pensiun (JP),” kata Hazairin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/3/2019).

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memberikan informasi kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan bahwasanya selain mendapatkan perlindungan, mereka juga berhak memperoleh manfaat tambahan.

Manfaat tambahan yang dimaksud seperti bantuan uang muka pembelian rumah dalam skema KPR. Bahkan, sambung Hazairin, peserta juga bisa mendapatkan keringanan suku bunga.

Tidak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program co-marketing. Program ini juga merupakan manfaat tambahan bagi peserta, di mana dengan menunjukkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan diskon di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seperti diskon hotel, restoran, tiket pesawat dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan Kacab Jakarta Menara Jamsostek juga melakukan pelayanan untuk pendaftaran kepesertaan menggunakan aplikasi BPJSTKU dan koreksi data tenaga kerja yang belum valid.

“Hal ini bertujuan agar tenaga kerja tidak kesulitan ketika ingin mengklaim manfaat BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Hazairin.

Lebih lanjut dikatakan, imbauan dan sosialisasi akan terus digencarkan BPJS Ketenagakerjaan kepada perusahaan khususnya tenaga kerja agar mereka mengerti manfaat dan perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

"Inilah yang perlu kami sosialisasikan rutin agar tenaga kerja terbangun kesadaran akan pentingnya perlindungan social yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan dan untuk perusahaan atau pengusaha yang belum mendaftarkan para pekerjanya menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan ada sanksi administrasi yang akan didapatkan perusahaan." imbuhnya.