GMPP : Nihil Penyesalan, Ratna Justru Bahagia Sebar Hoaks

Safari
GMPP : Nihil Penyesalan, Ratna Justru Bahagia Sebar Hoaks

Jakarta, HanTer  - Gerakan Masyarakat Peduli Peradilan (GMPP) menggelar aksi bertepatan dengan sidang kasus penyebar kabar bohong alias hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019). Aksi ini membuat macet arus lalulintas di depan Gedung PN Jakarta Selatan di Jl Ampera.

Humas GMPP Mas Latu menegaskan, aksi unjuk rasa ini sebagai upaya mendesak majelis hakim agar memutuskan dan melanjutkan pembuktian persidangan guna memeriksa aktor Inteltual dibalik penyebaran berita hoaks oleh Ratna Sarumpeat.

"Karena kami yakin ada dorongan kuat dari oknum - oknum yang disembunyikan sehingga membuat Ratna secara sadar merasa berani menciptakan kebohongan lalu memviralkan ke masyarakat," kata Mas Latu, di PN Jakarta Selatan. 

Bahkan dalam hal ini Ratna harus dijatuhkan hukuman seberat beratnya lantaran ia seakan tak menyesali perbuatannya. Justru dalam dua kali proses persidangan dijalani, Ratna selalu mengacungkan salam dua jari telunjuk dan jempol usai sidang. Hal itu identik dengan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres tertentu.

"Ini sudah jelas-jelas berpolitik. Bukannya menyesali perbuatannya malah Ratna membuat simbol politik. Hal ini sangat disayangkan karena Ratna sengaja tak memperdulikan kesalahannya. Seharusnya dia harus minta maaf ke seluruh rakyat Indonesia karena sudah buat orang banyak terkecoh dengan ulahnya," cetusnya. 

Mas Latu mengaku kecewa dengan Ratna Sarumpaet. Pasalnya wanita yang selama ini dipandang sebagai aktivis kaliber dan membela kebenaran justru nekad mengadaikan pemikirannya demi politik dan untuk hal hal bodoh berujung pembohongan publik.

"Coba bayangkan  seniman berkebangsaan Indonesia yang banyak mengeluti dunia panggung teater lalu aktivis organisasi sosial dan pegiat HAM justru mencederai perjuangannya karena perbedaan politik. Jadi Ratna ini sudah gadaikan prinsip kemanusiaanya," tutupnya.