Cegah Politik Uang, Laskar Anti Kecurangan Bertindak

Sammy
Cegah Politik Uang, Laskar Anti Kecurangan Bertindak

Jakarta, HanTer - Ketua Seknas Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya telah membentuk laskar khusus untuk mengantisipasi kecurangan jelang Pilpres 17 April mendatang. Laskar ini akan di sebar ke daerah seluruh Indonesia.

"Saya kira Seknas mulai dari minggu lalu mungkin sampai besok telah membentuk laskar anti kecurangan. Laskar kami bentuk di Jateng, Jatim dan Jabar," ujar Taufik di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Atas dasar itu, Seknas duet Prabowo-Sandisejak minggu lalu memutuskan untuk membentuk laskar anti kecurangan. Mereka akan ditugaskan untuk mengawasi dugaan pelanggaran Pemilu, utamanya yang berkaitan dengan politik uang. 

Kecurangan

Sementara itu,  Direktur Relawan BPN duet Prabowo-Sandi, Ferry Mursidan Baldan mengaku, pihaknya tidak hanya berhadapan dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Tapi, mereka berhadapan dengan aparat negara.

"Kebetulan kita berhadapan dengan petahana. Kita tidak berhadapan dengan TKN, tapi kita berhadapan dengan aparat negara," ujar Ferry di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Ferry mengimbau, seluruh relawan duet Prabowo-Sandi untuk mengantisipasi politik uang. Sebab, praktik semacam ini, tidak hanya mencederai demokrasi, namun juga merusak tatanan negara.

"Apakah kekuasaan yang didapatkan akan mendapatkan keberkahan? Tidak. Dalam konteks Pilpres ini (money politics, red) tidak bisa dibiarkan. Karena kita ingin menyelamatkan bangsa," ujar dia.

Selain itu, Ferry menyatakan, tugas menjaga marwah demokrasi merupakan tanggungjawab bersama. Karenanya, penyelenggaraan Pilpres 17 April mendatang harus bisa dipastikan bebas dari politik uang.

"Bayangkan kekuasaan yang dapat dibeli, itu nanti menghadirkan kekuasaan yang bisa dibeli. Jadi, kekuasaannya tidak diorientasikan kepada kesejahteraan rakyat," tandas Ferry.