Banyak Caleg Datangi Dukun dan Makam Kramat, MUI: Musyrik

Safari/Sammy
Banyak Caleg Datangi Dukun dan Makam Kramat, MUI: Musyrik
Ust Naufal Dunggio

Sekretaris KDK Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhammad Naufal Dunggio mengatakan, calon anggota legislatif (caleg) datang ke makam keramat dan dukun menunjukkan perilaku kemusyrikan dikalangan masyarakat masih menjadi trend. Terutama dikalangan politisi. Oleh karenanya mengunjungi makam untuk minta dan percaya pada kuburan keramat tidak dapat terhindarkan bila menjelang pemilu.

"Ini dilakukan oleh orang-orang yang bermental animisme walaupun mereka mengaku mengerjakan shalat," jelasnya.

Naufal menuturkan, sekelas menteri saja masih percaya pada hal-hal yang berbau animisme. Apalagi pada masyarakat biasa. Siapa pejabat yang kemarin masih percaya pada sumpah pocong maka itu adalah model sumpah animisme. 

Menurutnya, perilaku tersebut tidak akan hilang karena banyak manusia yang jauh dari Allah SWT. Mereka lebih dekat dengan syaitan dari pada dengan Allah SWT.  "Perilaku ini akan tetap ada sampai akhir zaman. Sebab tidak banyak yang akan masuk surganya Allah," paparnya.