Tak Terbukti Bunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah: Saya bahagia Dinyatakan Bebas

Harian Terbit/Safari
Tak Terbukti Bunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah: Saya bahagia Dinyatakan Bebas
Istimewa

S itiAisyah, warga negara Indonesia yang digugat sebagai tersangka pembunuh Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un sudah dibebaskan.

Aisyah pun menyatakan bahwa dirinya bahagia setelah dinyatakan bebas setelah Jaksa Penuntut Umum mencabut dakwaan. "Perasaan saya senang bahagia, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," ucap Aisyah.

Ia pun mengaku diperlakukan dengan baik selama ditahan di Malaysia dan juga tidak ada intimidasi. "Tidak ada (intimidasi), pihak Malaysia melayani saya dengan baik," ungkap Aisyah.

Untuk diketahui, dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan yang dipimpin Hakim Dato' Azmi Bin Ariffin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017.

Tidak Bebas Murni

Siti Aisyah, yang telah dibebaskan tidak bebas murni. "(Putusan pengadilan) itu dia bebas, tetapi dia tidak bebas murni," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal setelah acara penyerahan Siti Aisyah oleh pemerintah Indonesia kepada keluarganya.

Menurut Iqbal, bila ditemukan bukti baru yang memberatkan, Siti Aisyah masih dapat didakwa kembali.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menjelaskan soal kronologi pembebasan Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang digugat sebagai tersangka pembunuh Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

"Hari ini adik kita Siti Aisyah yang dituduh melakukan satu tindak pidana, dituduh membunuh Kim Jong-nam yang akibatnya beliau harus melalui proses hukum di Malaysia dan pada hari ini genap lah dia dua tahun 23 hari mendekam di penjara Malaysia," kata Yasonna.