Pemilu Aman, Tak Perlu Kabur ke Luar Negeri

Safari
Pemilu Aman, Tak Perlu Kabur ke Luar Negeri

Jakarta, HanTer - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengatakan, Pemilu 2019 --termasuk Pemilu Presiden-- akan berjalan aman, dan tidak berdampak negatif bagi perekonomian.

"Para pengusaha juga tidak perlu berbondong-bondong meninggalkan Indonesia untuk pergi ke Singapura, hanya karena kekhawatiran terhadap dampak buruk pascapemilu," kata Kalla dalam pidato kunci CNBC Indonesia Outlook 2019, di Hotel Westin, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Kalla mengemukakan, banyak orang berpikir pokoknya satu minggu sebelum pencoblosan, ramai-ramai ke Singapura supaya kita (pengusaha) jangan kena dampaknya. Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa, jadi kita tidak perlu khawatirkan.

Menanggapi hal ini,  pengamat politik dari Universitas Bunda Mulia (UBM) Silvanus Alvin mengatakan, sebaiknya WNI tidak perlu sampai pergi ke luar negeri saat menjelang Pilpres 2019 akan digelar pada tanggal 17 April 2019. Pasalnya, di pesta demokrasi itu keadaan di Indonesia ini aman dan terkendali. Ada riak-riak eforia soal Pilpres adalah hal biasa dalam alam demokrasi yang saat ini sedang dibangun di Indonesia.
 
"Sejak demokrasi ada di Indonesia, Pilpres kita tidak pernah diwarnai dengan pertumpahan darah. Aparat penegak hukum baik TNI dan Polri saya rasa mampu menjaga dan memberikan rasa aman," ujarnya kepada Harian Terbit, Kamis (28/2/2019).
 
Silvanus mengaku kecewa terhadap pihak-pihak yang mengantarkan kondisi Indonesia tegang dan panas jelang Pilpres 2019. Karena dasarnya pilpres hanya pergantian presiden. Pemimpin siapapun juga adalah saudara semua rakyat Indonesia setanah dan sebangsa yang tidak perlu terpancing atas adu domba yang dilakukan oleh pihak - pihak tertentu.
 
"Masa gara-gara Pilpres kita diadu domba dan mau dipecahbelah. Maka dari itu saya sungguh kecewa dengan adanya kubu yang menyebut pilpres ini seperti perang," paparnya 
 
Silvanus menilai, kubu yang memakai istilah perang di Pilpres 2019 berarti tidak dewasa dalam politik. Mereka lebih utamakan nafsu berkuasa semata dibandingkan atas kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Karena jika mengikuti logika perang, maka dari pihak- pihak yang berperang itu pasti akan jatuh korban. Siapa korbannya yang sudah tentu rakyat yang bakal menjadi korban.

#Pilpres   #wapres   #JK