Perangi Kejahatan Lintas Negara; OPDAT Gandeng Badiklat Kejaksaan RI

zamzam
 Perangi Kejahatan Lintas Negara; OPDAT Gandeng Badiklat Kejaksaan RI

Jakarta, HanTer - Guna memerangi kejahatan lintas negara, Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI menjalin kerjasama dengan US Department of Justice (USDOJ), Office of Overseas Prosecutorial Development Asistence and Training (OPDAT) atau Departemen Kehakiman Amerika Serikat Kantor Pengembangan, Bantuan dan Pelatihan Kejaksaan Luar Negeri.

Kerjasama ditandai dengan kedatangan rombongan OPDAT terdiri dari Penasehat Hukum Tetap Departemen Kehakiman Amerika Serikat di Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta Mr. Peter Halpern, Specialis Hukum USDOJ OPDAT Cut Yunita, ke Badiklat Kejaksaan RI dan diterima langsung Kepala Badiklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimulasi, Kamis (31/1/2019). 

Kaban Diklat yang juga dikenal sebagai Ketua Umum PJI (Persatuan Jaksa Indonesia), Setia Untung Arimuladi, menyambut baik atas kedatangan tamu dan rombongan dari OPDAT dalam rangka membahas kerjasama dalam pelatihan-pelatihan di masa-masa  yang akan datang.

Diketahui, rombongan yang dipimpin langsung oleh Peter Halpern ke Badiklat Kejaksaan adalah untuk membahas kerjasama pelatihan antara Badiklat Kejaksaan RI dengan USDOJ-OPDAT di masa yang akan datang.


Untung berharap kerjasama ini nantinya akan dilaksanakan di Badiklat dan sentra diklat yang tersebar di 6 daerah wilayah Indonesia.

“Dengan harapan kegiatan kerjasama ini dapat dilaksanakan di Badiklat Kejaksaan RI juga di 6 sentra diklat yang tersebar di 6 daerah, yaitu sentra diklat Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makasar,” ujarnya.


Tingkatkan SDM

Dalam pertemuan tersebut dibahas kerjasama pelatihan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia khususnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menghadapi dan menangani kejahatan-kejahatan lintas Negara.

Kerjasama tersebut akan diwujudkan pada pelatihan-pelatihan di antaranya pelatihan kejahatan Transnational Crime, kejahatan terkait Cyber Crime,Wild Life Crime, Trafficking, Cryptocurrency dan kejahatan-kejahatan terkait dengan financial crimes. 

Selain itu pihak OPDAT juga akan menghadirkan widyaiswara internasional  (luar Indonesia) yang paham tentang IT.