DPR Dorong Masyarakat Tingkatkan Daya Saing

Danial
DPR Dorong Masyarakat  Tingkatkan Daya Saing

 

Jakarta, HanTer - Anggota DPR RI H Abdul Halim mendorong masyarakat Indonesia, terutama kaum muda, untuk mengejar cita-cita setinggi mungkin yang berdampak pada daya saing bangsa.

"Peningkatan daya saing bangsa tersebut dapat dicapai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, maupun sosial, termasuk olahraga," kata Abdul Halim di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Pada kesempatan tersebut, Abdul Halim juga menyatakan mengapresiasi sikap pebulutangkis putri andalan Indonesia, Lilyana Natsir, yang telah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional dan meningkatkan daya saing di dunia bulutangkis. 

Liliyana memutuskan pensiun sebagai pebulutangkis nasional pada saat berada dipuncak karirnya, yakni peringkat satu dunia bersama Tontowi Ahmad.

"Atlet itu memiliki sikap sportif dan terbuka. Ini dapat menjadi teladan bagi masyarakat untuk untuk bersikap sportif, moderat, dan terbuka," katanya.

Menurut Halim, bangsa Indonesia adalah beragam dan memiliki keahlian yang beragam pula, sehingga dengan keahliannya diharapkan dapat meningkatkan daya saing bangsa, paling tidak dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Sikap sportif, moderat, dan terbuka, menurut dia, juga memiliki peran besar dalam menjaga perdamaian di tengah masyarakat dan kesatuan bangsa.  

"Apalagi dalam menghadapi pemilu 2019, di mana temperatur politik agak memanas, diharapkan masyarakat tetap mengutamakan perdamaian dan persatuan bangsa," katanya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan,  pada saat dirinya menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar di daerah pemilihannya di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (28/1/2019), dia mengingatkan masyaraat setempat untuk dapat bersikap sportif, moderat, dan terbuka, sehingga bisa saling kerukunan di tengah masyarakat.

Halim menjelaskan,  pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang dihadiri sekitar 180 orang warga Pandeglang, sejumlah peserta bertanya soal situasi politik yang memanas dan banyaknya beredar informasi hoaks. 

"Saya mengingatkan, agar masyarakat dapat selektif memilah informasi mana yang benar dan tidak benar," ujarnya.