2.000 Personel Polri dan TNI Kawal Debat Pilpres

Anu
 2.000 Personel Polri dan TNI Kawal Debat Pilpres
Ilustrasi

Jakarta, HanTer -- Polda Metro Jaya bakal menurunkan 2.000 personel gabungan dari kepolisian dan TNI untuk mengamankan debat perdana calon presiden dan calon wakil presiden yang digelar Kamis, (17/1/2018) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

"Hampir 2.000 personel kita untuk melakukan pengamanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (14/1).

Argo menyatakan polisi bakal menempatkan anggota di titik-titik krusial maupun keramaian. Polisi juga akan menjaga lalu lintas di sekitar Bidakara, Jakarta Selatan.

"Jumlah pendukung juga kita komunikasikan berapa jumlahnya yang masuk, kan dibatasi berapa yang boleh masuk dan penempatan anggota tentunya di jalan ke masuk ke Bidakara," jelas Argo.

Argo berharap debat berjalan lancar. Dia mengimbau para pendukung untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama jalannya debat.

"Berharap kepada para pendukung pasangan masing masing capres cawapres untuk melaksanakan, mendukung kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar sampai selesai kegiatan," kata Argo.

Debat pertama capres-cawapres 2019 akan membahas tema hukum, HAM, pemberantasan korupsi, dan terorisme.

Debat akan terbagi enam segmen. Segmen pertama diawali dengan pemaparan visi dan misi berkaitan dengan tema debat.

Lalu dilanjutkan dua segmen menjawab pertanyaan panelis, dilanjutkan dua segmen saling bertanya antarkandidat. Kemudian debat bakal ditutup di segmen enam dengan pernyataan penutup dari masing-masing kandidat.


Debat rencananya akan dilaksanakan sebanyak lima kali di lokasi yang berbeda. Rinciannya, pada Januari akan digelar satu kali, Februari juga digelar satu kali, Maret digelar dua kali, sedangkan April satu kali.