Gunakan Uang Suap Meikarta Wisata ke Thailand; Sejumlah Anggota DPRD Pemkab Bekasi Bakal Tersangka

safari
 Gunakan Uang Suap Meikarta Wisata ke Thailand; Sejumlah Anggota DPRD Pemkab Bekasi Bakal Tersangka

Jakarta, HanTer - Dugaan korupsi berjamaah bakal terungkap di lingkungan Pemkab Bekasi, menyusul temuan penyidik KPK adanya aliran dana suap perizinan proyek Meikarta kepada sejumlah anggota DPRD setempat.

Dana suap itu diduga untuk membiayai oknum anggota DPRD dan keluarganya melancong ke luar negeri.

Saat ini penyidik KPK tengah mendalami dugaan adanya pembiayaan atau aliran dana untuk wisata sejumlah anggota DPRD tersebut.

"Kami juga sudah mempunyai bukti catatan-catatan yang mendukung terkait dengan dugaan itu," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dikonfirmasi, Minggu (13/1/2019).

KPK pun, kata dia, telah mengidentifikasi cukup banyak anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang dibiayai bersama keluarganya ke salah satu negara di Asia.

"Salah satunya yang teridentifikasi yang saya ketahui sampai saat ini adalah di Thailand. Kami tentu juga mendalami apa saja yang dilakukan selama di Thailand tersebut misalnya," ungkap Febri.

Selama pemeriksaan sebelumnya, KPK juga telah menerima pengembalian uang dari beberapa anggota DPRD Kabupaten Bekasi tersebut yang sampai saat ini berjumlah sekitar Rp100 juta. KPK total telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus itu, yakni, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin (J), dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat M.B.J. Nahor (SMN).

Selanjutnya, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati (DT), Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY), dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Terdapat empat orang yang saat ini menjadi terdakwa dan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, yakni Billy Sindoro, Taryudi, Fitradjaja Purnama, dan Henry Jasmen Sitohang.

#Anggota   #DPRD   #Pemkab   #Bekasi