Caleg PSI Tiru Langkah Ahok Galang Dana Patungan untuk Kampanye

Safari
Caleg PSI Tiru Langkah Ahok Galang Dana Patungan untuk Kampanye

Jakarta, HanTer - Idris Ahmad, Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 1 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) nomor urut 01 mengikuti langkah yang pernah dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam mengumpulkan dana kampanyenya dari sumbangan warga. Ia meniru cara Ahok untuk membiayai ongkos kampanyenya.

Idris yang pernah menjadi staf Ahok saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, memaparkan jumlah dana kampanye yang telah terkumpul dari masyarakat. Ia memaparkan dana kampanyenya saat acara "Patungan Solidaritas Idris Ahmad" di Jakarta, Jumat (11/1/2019) malam.

"Total dana yang terkumpul sampai hari ini baru mencapai Rp 44 juta, dari 26 orang. Sumbangan terkecil mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 15 juta. Meski begitu, saya tidak akan membedakan antara yang nyumbang Rp 50 ribu atau Rp 5 miliar. Target pengumpulan dana Rp521 juta," paparnya

"Selain itu, hak yang pasti Anda dapatkan adalah laporan penggunaan uang Patungan Idris Ahmad, akan saya kirimkan ke email masing-masing penyumbang," tambah pemuda berusia 27 tahun ini.

Idris memaparkan, dana yang dikumpulkan akan digunakan untuk membiayai kampanye. Apalagi dalam politik juga memerlukan dana baik sosialiasi visi misinya atau bertemu dengan konstituen atau blusukan.

Ia menegaskan semua dana yang didapatkan akan dilaporkan secara transparan. Setiap warga yang telah menyumbang akan dikirimkan laporannya melalui email atau nomor WhatsApp (WA)

Transparansi anggaran juga akan dilakukannya ketika ia nanti duduk di kursi parlemen DKI Jakarta. Selain itu, mendengar aspirasi masyarakat secara langsung, juga menjadi cara Idris untuk meraih kepercayaan publik agar memilih dirinya.

"Sampai saat ini sudah sekitar 5 ribu orang sudah saya temui sewaktu saya blusukan ke dapil saya di Jakarta Pusat," ungkapnya.

Idris juga memastikan, mulai saat ia blusukan hingga nanti terpilih menjadi anggota DPRD DKI akan terus melayani keluhan masyarakat apabila warga menghubunginya.

"Nomor telepon saya di 0812-1111-6112 akan tetap bisa dihubungi sebagai sarana aspirasi dan aduan masyarakat. Sebagai jaminan, jika sekali saja saya sulit dihubungi, bapak-ibu silakan tidak memilih saya," pungkasnya.

#Caleg   #psi   #tiru   #ahok   #kampanye   #dana   #pileg