Kemenag dan APKLI Tata PKL Berstandar Halal

Danial
Kemenag dan APKLI Tata PKL Berstandar Halal
Kepala BPPJPH Kemenag RI, Prof. Ir. Sukoso, Ms.C, PhD saat bertemu Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Bioimed di Kantor BPJPH Kemenang RI Jakarta Timur,  Selasa (8 /1/2019).

Jakarta, HanTer-- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) RI akan melakukan kerja sama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI ) dalam Penataan dan Pemberdayaan PKL Berstandar halal.

Demikian penegasan Kepala BPPJPH Kemenag RI, Prof. Ir. Sukoso, Ms.C, PhD saat bertemu Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Bioimed di Kantor BPJPH Kemenang RI Jakarta Timur,  Selasa (8 /1/2019).

APKLI saat ini memilki anggota 25 juta atau 40% dari total jumlah UMKM di Indonesia. 
Seperti dikteahui, semua Produk, baik dari dalam negeri mau pun luar negeri harus ada jaminan halal, dan per Oktober 2019 menjadi sebuah keharusan. Hal tersebut di atur dalam UU RI NO. 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Hingga saat ini sudah ada 50 Negara Asing yang telah mendaftarkan produknya untuk mendapatkan label HALAL dari BPJPH Kemenag RI. 

Ali Mahsun mengemukakan, langkah ini sangat mendasar dan strategis, serta bagian dari upaya untuk melindungi, memberdayakan, serta mengantarkan usaha PKL dan pelaku ekonomi rakyat kecil di Indonesia agar mampu bertahan (survival) dan unggul  menghadapi era perdagangan bebas dan revolusi industri 4.0. 

“Ekonomi rakyat dan kedaulatan ekonomi bangsa kita harus kokoh dan tidak boleh dirongrong oleh siapa pun, tidak terkecuali oleh kekuatan ekonomi bangsa asing,” ujar Presiden PKL ini.

Ali Mahsun mengatakan,  dalam waktu dekat kerja sama antara BPJPH dan APKLI tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL Berstandar HALAL disemua Kawasan Ekonomi Strategis dan Sentra Ekonomi Rakyat akan  di tanda tangani oleh Kepala BPJPH, Prof. Ir. Sukoso, Ms.C, Ph.D dan Ketua Umum DPP APKLI, dr. Ali Mahsun, M. Biomed. 

“Semuanya ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menegakkan kembali ekonomi rakyat dan mengembalikan kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia.” papar Ali Mahsun, yang juga Presiden Rakyat Kecil (Kawulo Alit) Indonesia.