Tarif Booking Hingga Ratusan Juta Rupiah

Banyak Artis Terlibat Prostitusi Kelas Kakap

Sammy
Banyak Artis Terlibat Prostitusi Kelas Kakap
Ditangkapnya Vanessa Angel dan model Avriellia Shaqqila  terkait dugaan terlibat dalam praktik prostitusi online.

Jakarta, HanTer-- Ditangkapnya Vanessa Angel dan model Avriellia Shaqqila  terkait dugaan terlibat dalam praktik prostitusi online, semakin menunjukkan banyak artis dan selebgram terlibat prostitusi daring.  Kabarnya beberapa artis itu diduga mendapatkan bayaran tinggi. Tarif mereka bisa mencapi puluhan juta bahkan mencapai ratusan juta. Ada artis yang bertarif mahal, yakni mencapai Rp 150 juta.

Direskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Akhmad Yusep menyatakan cukup banyak artis yang terlibat dalam prostitusi daring terutama di bawah naungan dua tersangka mucikari ES (37) dan TN (28) asal Jakarta Selatan.

"Untuk yang terkait di dalam (prostitusi daring, red) cukup banyak. Masih dalam pendalaman. Nanti kita sampaikan lebih lanjut," ujar Akhmad Yusep di Mapolda Jatim di Surabaya, Minggu.

Yusep menjelaskan, terkait berapa lama dua mucikari itu melakukan aksinya, dari data yang telah mereka tarik, dalam satu bulan terakhir cukup banyak transaksi maupun komunikasi terkait jasa layanan prostitusi.

"Area transaksi boarderles ataupun lintas wilayah. Tergantung dari pemesan atau pemohon pengguna jasa prostitusi ini pelaku memberikan fasilitas tersebut," katanya.

Polda Jatim menetapkan kedua mucikari itu sebagai tersangka kasus prostitusi daring yang melibatkan artis Vanessa Angel dan satu foto model berinisial AS yang diungkap di Surabaya, Sabtu (5/1).

Modus operandi yang dipakai dua mucikari itu adalah mempromosikan artis atau selebgram melalui media sosial Instagram untuk melakukan jasa layanan prostitusi bagi oknum yang berminat dari selebgram yang ada.

"Kemudian memfasilitasi komunikasi dan melakukan transaksi. Aturan mainnya 30 persen dibayar di muka melalui rekening," katanya.

Atas perbuatan mereka, keduanya dijerat Pasal 27 dan 45 kemudian 296 dan 506 UU ITE tentang penyedia jasa prostitusi baik secara elektronik maupun konvensional. 
Terkait dengan status Vanessa dan Avriella, polisi menyematkan status saksi korban kepada dua figur publik tersebut. Serupa juga pria pengencan Vanessa Angel, pengusaha berinisial R yang juga dilepaskan pascapemeriksaan kemarin. 

"Inisialnya R. Dia pengusaha di Surabaya. Kita periksa kemarin, sudah kita lepaskan," kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi. 

Disikapi serius

​​​​​Fenomena prostitusi dalam jaringan atau daring harus direspons serius oleh pemerintah dan aparat penegak hukum.  "Penangkapan dua pesohor dalam kasus prostitusi 'online' cukup mengkhawatirkan," kata Wakil Ketua Komisi X DPR, Reni Marlinawati, dalam pernyataan, di Jakarta,  Minggu. 
     
Ia mengatakan, "Penangkapan dua pesohor perempuan di Surabaya harus dijadikan momentum bagi pemerintah dan aparat kepolisan untuk bersih-bersih praktik prostitusi online di ruang siber," ujar Reni, tentang penangkapan di Surabaya, Sabtu (5/1).
          
Ia menilai praktik prostitusi "online" telah menyebar di berbagai kota di Indonesia dengan sindikasi yang dapat dilacak. Fengan menutup akun media sosial penyedia prostitusi online, setidaknya dapat meminimalisir praktik itu. 
     
"Dari hulu harus kita bersihkan. Karena itu media sosial harus bersih dari ajang promosi prostitusi online. Pemerintah dan aparat kepolisian memiliki instrumennya," kata dia. 
     
Kelas Kakap

Banyaknya artis yang terjerat kasus prostitusi kelas kakap dipicu gaya hidup mewah selebriti. Label artis menjadi daya tarik sendiri bagi pria hidung belang untuk dapat bercinta dengan wanita cantik.

Pengamat sosial budaya dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menuturkan, gaya hidup menjadi pemicu mengapa praktik prostitusi artis terjadi. Selain itu, faktor ketenaran juga menjadi hal utama penyebab masih larisnya bisnis bawah tanah ini. Sammy